kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Poundsterling masih didera aksi jual


Senin, 27 Juni 2016 / 11:26 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Pasca guncangan pengumuman hasil referendum Inggris akhir pekan lalu, nilai tukar poundsterling semakin tak berdaya. Mengutip data Bloomberg, pada pukul 10.46 waktu Tokyo, nilai tukar poundsterling melemah lagi sebesar 2,2% menjadi US$ 1,3377 per dollar AS.

Pelemahan hari ini melanjutkan aksi jual pada akhir pekan lalu yang menyebabkan poundsterling keok 8,1%.

Di sisi lain, euro melemah 1,1% versus si hijau pasca tertekan 2,4% pada sesi terakhir.

Prospek poundsterling masih buram beberapa waktu ke depan setelah hasil referendum menunjukkan kemenangan kubu Brexit. Kondisi ini menyebabkan tingkat ketidakpastian di market semakin tinggi.

Di sisi lain, kondisi politik Inggris juga belum jelas. Pasalnya, Perdana Menteri David Cameron menyatakan akan mengundurkan diri pada Oktober tanpa memberikan penjelasan lebih jauh kapan Inggris akan benar-benar hengkang dari Uni Eropa.

"Pekan ini akan menjadi minggu yang berat. Pasar akan bergerak sangat volatil dan investor akan takut untuk memasang posisi di mana pun," papar James Audiss, senior investment adviser Shaw and Partners di Sydney.

Dia menambahkan, beberapa hari ke depan merupakan kunci utama bagi bank sentral untuk membatasi volatilitas dan mencegah meningkatnya pasar kredit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×