kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Posisi rupiah tetap unggul


Sabtu, 25 Februari 2017 / 09:48 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

PJAKARTA. Kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump yang belum jelas melukai indeks dollar AS. Alhasil, dalam sepekan terakhir nilai tukar rupiah perkasa.

Di pasar spot, Jumat (24/2), valuasi rupiah menguat 0,15% menjadi Rp 13.331 per dollar AS. Serupa, di kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah berhasil mendulang kenaikan 0,18% ke posisi Rp 13.336 per dollar AS.

Nizar Hilmy, Analis PT SoeGee Futures, mengatakan, indeks dollar AS yang terkikis 0,19% ke level 100,86 jadi faktor utama kekuatan rupiah. Pelemahan ini karena Trump tidak suka USD menguat tinggi serta kebijakan fiskal yang tak kunjung diumumkan, terangnya.

Menurut Rully Arya Wisnubroto, Analis PT Bank Mandiri Tbk, kondisi serupa masih akan terjadi hingga pekan depan. Dengan the greenback masih di bawah ketidakpastian kebijakan fiskal Trump dan ada rilis inflasi Indonesia pada Rabu (1/3) mendatang, valuasi mata uang garuda diprediksi masih mampu mempertahankan penguatan. Data inflasi bulan Februari diperkirakan stabil dan tidak akan melampaui level 0,5%, prediksi Rully.

Karena itu, Rully memproyeksikan, pekan depan rupiah bergerak di kisaran Rp 13.305-Rp 13.385 per dollar AS. Sedang Nizar menebak pergerakan rupiah ada di rentang Rp 13.300-Rp 13.400 sepekan ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×