kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Perusahan patungan Kalbe Farma (KLBF) mengantongi lisensi obat tumor Henlius China


Rabu, 18 September 2019 / 09:50 WIB

Perusahan patungan Kalbe Farma (KLBF) mengantongi lisensi obat tumor Henlius China


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan patungan (joint venture) antara PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan Genexine Inc. yakni PT Kalbe Genexine Biologixs (KG Bio) mendapat lisensi eksklusif produk Immuno Oncology dari Shanghai Henlius Biotech Inc China.

Sekretaris Perusahaan KLBF Bernadus Karmin Winata menyatakan, sehubungan dengan kerja sama itu KLBF melalui anak usahanya KG Bio mendapat lisensi eksklusif produk Immuno-Oncology (HLX10) yang merupakan recombinant humanized monoclonal antibody.

“Produk ini dikembangkan untuk mengobati tumor yang saat ini sedang dalam proses uji klinis atau clinical trial,” kata Bernadus dalam keterangan tertulis, Senin (16/9).

Baca Juga: Korporasi mana yang mencatatkan skor employee engagement tertinggi?

Bernadus menyatakan KG Bio mendapat lisensi eksklusif untuk mengembangkan produk HLX10 ini untuk kebutuhan dalam negeri dan luar negeri khususnya ke negara Asia Tenggara.

Direktur PT KLBF Sie Djihan menyatakan menyambut baik kerja sama ini dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan riset dan memperkaya portofolio produk dari KG Bio di bidang immune oncology.

“Kerja sama Kalbe dengan Henlius akan bermanfaat dalam pengembangan produk biologi yang inovatif, berkualitas dan terjangkau di Indonesia dan Asia Tenggara,” ujarnya.

Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) jajaki peluang joint venture dengan Hale International

Co-Founder, President dan Chief Executive Officer Henlius, Scott Liu menyambut baik kerja sama dengan KG Bio dan Kalbe karena pengalaman dan jaringan dua perusahaan ini akan membantu pengembangan komersialisasi HLX10 di pasar global.

Menurutnya kemajuan di bidang immune-oncology sangat pesat dalam beberapa waktu terakhir. Melalui pengembangan immune checkpoint inhibitors, Henlius mengembangkan strategi Global plus Combo untuk membedakan diri dari perusahaan immune-oncology lainnya.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu
Video Pilihan


Close [X]
×