kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 18.006   43,00   0,24%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Perusahaan milik Sandiaga Uno bantah tadah saham DLTA


Jumat, 04 Januari 2019 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. Listing Saratoga


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan akan merampungkan kajian untuk melepas kepemilikan saham di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) pada Maret 2019I.

Berdasarkan rumor yang beredar kepada kontan.co.id, saham Pemprov DKI Jakarta tersebut akan diambil mantan wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Hal tersebut lewat salah satu perusahaan yang dimiliki sahamnya oleh Sandiaga yakni PT Saratoga Investama Sedaya Tbk..

Saat dikonfirmasi, Catharina Latjuba, Head of Corporate Communications PT Saratoga Investama Sedaya Tbk menjelaskan Saratoga belum punya rencana membeli saham perusahaan alkohol tersebut. "Hingga saat ini, Saratoga tidak ada rencana untuk membeli saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk," kata Catharina kepada kontan.co.id, Jumat (1/4).

Secara terpisah, Ronny Titiheruw, Direktur PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) belum mau berkomentar banyak. "Silahkan tanya ke DKI," kata Ronny singkat.

Sementara dalam laporan triwulan III/2018, mayoritas saham Delta Djakarta masih digenggam San Miguel Malaysia sebesar 58,33%, ditambah Pemprov yang mengempit 23,34% saham. Sisanya sebanyak 18,33% dimiliki publik.

Mengulik laporan keuangan DLTA sampai kuartal ketiga 2018, pendapatan bersih tercatat naik 15% year on year (yoy) menjadi Rp 627 miliar. Ada pun beban pokok penjualan turut terkerek 19% dari Rp 145 miliar di kuartal ketiga tahun lalu menjadi Rp 173 miliar di periode yang sama tahun ini.

Setelah dikurangi beban keuangan dan penjualan, laba bersih yang ditorehkan DLTA tercatat sebanyak Rp 238 miliar, atau tumbuh 27% dibandingkan triwulan ketiga tahun lalu yang hanya mencapai Rp 186 miliar.

Beberapa portofolio DLTA di minuman beralkohol seperti brand Anker Beer, Kuda Putih, San Miguel dan Carlsberg. Saat ini pabrikan memiliki kapasitas produksi mencapai 1,1 juta hektor liter pertahunnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×