kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pernyataan dovish The Fed akan menjadi tenaga bagi rupiah hari ini


Senin, 09 September 2019 / 09:51 WIB
ILUSTRASI. Petugas Teller Sedang Menghitung Mata Uang Rupiah


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah diperkirakan menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/9). Hal ini didorong oleh pernyataan The Federal Reserves yang cenderung dovish pada akhir pekan lalu.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail Zaini memproyeksikan, indeks dollar AS akan bergerak melemah di kisaran 98,10--98,30. Kurs dollar AS juga berpeluang melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia lainnya.

Baca Juga: Dibuka Rp 14,088 per dolar AS, rupiah menguat empat hari berturut-turut

Pelemahan dollar AS terjadi seiring pidato Jerome Powell selaku Ketua The Fed pada Jumat (6/9) lalu. Ia menyatakan, perang dagang kemungkinan besar akan memperlambat belanja investasi dan menekan pertumbuhan ekonomi AS.

"Pernyataan yang cukup dovish tersebut memberikan kepercayaan kepada pelaku pasar bahwa siklus pemotongan suku bunga acuan AS belum akan berakhir dalam waktu dekat," ungkap Mikail dalam riset harian yang diterima Kontan.co.id.

Kurs rupiah kemungkinan terimbas positif atas pelemahan indeks dollar AS tersebut. Dengan demikian, Mikail memprediksi, rupiah akan menguat di kisaran Rp 13.990--Rp 14.010 per dollar AS pada hari ini.

Baca Juga: Prediksi Kurs Rupiah: Menunggu Keputusan Suku Bunga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×