kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Permintaan emas di India mencerahkan harga emas


Kamis, 17 Juli 2014 / 10:26 WIB
Permintaan emas di India mencerahkan harga emas
ILUSTRASI. Masih Incar MPV? Pembidik Wajib Cek Harga Mobil Daihatsu Sigra Terkini. KONTAN/Baihaki


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

SINGAPURA. Harga logam mulia menunjukkan gelagat penguatan. Harga emas diperdagangkan di atas harga terendahnya selama tiga pekan terakhir.

Harga emas untuk pengiriman cepat mencapai US$ 1.301,86 per ons troi pada pukul 9.45 waktu Singapura, berbanding kemarin US$ 1.299,21. Harga emas sempat merosot ke US$ 1.292,26 pada 15 Juli, terendah sejak 19 Juni.

Sedangkan emas untuk pengiriman Agustus mencapai US$ 1.302,10 per ons troi di bursa Comex dan US$ 1.299,8 kemarin. Harga Palladium untuk kontrak bulan yang sama menguat 0,8% ke US$ 878, tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Kenaikan permintaan dari India dan spekulasi permintaan dari China mendorong kenaikan harga emas. Setelah bank sentral India membuka lebih lebar keran impor emas, Kementrian Perdagangan mengatakan, impor emas mencapai US$ 3,12 miliar di bulan Juni, naik 65% dibanding akhir Juni tahun lalu.

Sedangkan permintaan emas di China diperkirakan naik setelah pemerintah merilis data pertumbuhan ekonomi mencapai 7,5%, lebih tinggi dari perkiraan pasar 7,4%. Harga emas yang selama ini tertekan di bawah US$ 1.300 per ons troi juga memicu pembelian emas fisik.

Menurut  Zhu Siquan, Analyst GF Futures Co. di Guangzhou, China, harga emas juga terus menanjak setelah Gubernur Federal Reserve Janet Yellen mengatakan akan mempertahankan stimulus lantaran pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) belum sempurna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×