kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Permintaan emas dalam negeri anjlok


Minggu, 15 Mei 2016 / 17:52 WIB


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Permintaan emas dalam negeri Indonesia mengalami penurunan cukup signifikan pada kuartal I-2016. Jika pada kuartal yang sama tahun lalu tercatat permintaan sebanyak 17,8 ton, maka tahun ini menjadi hanya 16,1 ton. Artinya secara tahunan turun 9,55%.

Berdasarkan data World Gold Council (WGC), anjloknya permintaan emas perhiasan dan batangan menjadi pendorong utama penurunan permintaan emas domestik. Perhiasan turun dari 12,1 ton menjadi 10,8 ton alias turun 10,74%.

Sedangkan emas batangan turun 8,77%. Dari 5,7 ton tahun lalu menjadi 5,2 ton.

Penurunan permintaan emas di Indonesia berbanding lurus dengan melemahnya permintaan emas dunia. Secara global, permintaan emas turun 13,34%.

India, Malaysia dan Hongkong menjadi kontributor utama dalam penurunan permintaan emas dunia. India mengalami penurunan 39%, Malaysia 31% sedangkan Hongkong 24%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×