kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.529   29,00   0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Permintaan alat berat menurun, saham UNTR memerah


Senin, 05 November 2012 / 10:04 WIB
ILUSTRASI. 5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Saat Berjerawat


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) memberikan sinyal merah pada transaksi perdagangan hari ini (5/11). Pada pukul 09.54, saham UNTR turun 1% menjadi Rp 20.900.

Aksi jual saham distributor alat berat ini disinyalir terkait dengan kinerja perusahaan yang kurang menggembirakan. Asal tahu saja, UNTR dilanda penurunan permintaan alat berat.

Tingkat permintaan alat berat UNTR yang menurun dipicu oleh turunnya harga batu bara dan gempuran alat berat China.

"Kami melihat, penurunan penjualan alat berat oleh UNTR merupakan hal yang wajar dimana banyak penambang yang menghentikan pemesanan ataupun menunda pembelian alat berat tersebut akibat harga batubara yang jatuh lebih dari 20% sehingga banyak penambang perlu mengatur strategi baru," jelas Kepala Riset eTrading Securities Betrand Reynaldi.

Dia menambahkan, kendati demikian, perseroan berusaha mengatasi penurunan ini dengan lebih memasarkan penjualan suku cadang dan jasa perbaikan alat berat, yang menurut eTrading, akan cukup membantu dalam mempertahankan laba perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×