kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pergerakan rupiah menanti susunan kabinet


Minggu, 26 Oktober 2014 / 15:22 WIB
Pergerakan rupiah menanti susunan kabinet
ILUSTRASI. Manfaat jintan untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat (USD)dalam perdagangan tiga hari terakhir. Padahal sebelumnya, saat pelantikan Jokowi-JK rupiah sempat menembus angka dibawah Rp 12.000. Pelemahan ini dipicu ketidakpastian susunan kabinet pemerintahan baru.
 
Di pasar spot, kamis (24/10) pasangan USD/IDR naik 0,05% menjadi 12.069. Kurs tengah Bank Indonesia mencatatkan rupiah melemah  0,3% menjadi 12.065.
 
Reny Eka Putri, Analis Pasar Uang Bank Mandiri mengatakan, pelemahan rupiah didominasi oleh faktor domestik. Ia bilang, ketidakpastian akan susunan kabinet pemerintahan Jokowi- JK membuat para pelaku pasar lebih memilih mata uang yang lebih aman. “ Ini yang membuat rupiah melemah,” ujarnya.
 
Sementara dari sisi eksternal, kata Reny, terjadi penguatan dollar AS. Kendati data klaim pengangguran AS sepekan terakhir meningkat menjadi 283.000 dari pekan sebelumnya sebesar 266.000, Reny bilang, data tersebut tidak terlalu mempengaruhi  dollar karena sebelumnya analis juga memprediksi  akan terjadi peningkatan  menjadi 269.000.
 
Reny melihat, rupiah masih akan cenderung melemah sampai susunan kabinet resmi diumumkan. “Kalau menteri-menterinya lebih banyak dari kalangan professional dibanding partai maka kemungkinan rupiah akan menguat, namun jika sebaliknya rupiah akan semakin melemah lagi,” terang Reny.
 
Reny menduga akan bergulir di rentang Rp 12.000 –Rp 12.158 esok hari.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×