kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pergerakan harga emas makin sempit


Jumat, 04 Mei 2018 / 08:01 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Emas


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas masih cenderung tertekan mendekati akhir pekan. Jumat (4/5) pukul 7.48 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange turun tipis 0,04% ke US$ 1.312,2 per ons troi dari harga penutupan kemarin pada US$ 1.312,7 per ons troi.

Dalam sepekan, harga emas tergerus 0,85%. "Kenaikan suku bunga dan penguatan nilai tukar dollar sementara akan membawa harga emas berada di bawah US$ 1.300 per ons troi dalam beberapa bulan ke depan," kata Carsten Menke, commodities analyst Julius Baer kepada Reuters.

Kesepakatan dagangan Amerika Serikat (AS) dan China dan potensi penarikan diri AS dari kesepakatan Iran berpeluang menggerakkan harga emas. "Dari sisi geopolitik, ketidakpastian pada Iran, pemilu Afrika atau perang dagang tidak tercermin dalam pembelian emas. Tapi, kami melihat bahwa penurunan harga akan terbatas," kata Suki Cooper, precious metals analyst Standard Chartered Bank.

Data World Gold Council menunjukkan bahwa permintaan emas mencapai level terendah sejak tahun 2008. Harga emas yang cenderung stagnan serta potensi kenaikan suku bunga menyebabkan investor mencari investasi dengan imbal hasil lebih baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×