kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Perang dagang memanas, USD/JPY bertenaga menguat


Selasa, 18 September 2018 / 20:02 WIB
ILUSTRASI. Kurs uang yen jepang - dollar as


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasangan mata uang USD/JPY masih akan berpotensi menguat. Isu perang dagang dan kenaikan suku bunga The Federal Reserve masih menjadi sentimen utama penguatan dollar Amerika Serikat terhadap yen.

Apalagi, dua negara tersebut Amerika Serikat (AS) dan Jepang memiliki kebijakan moneter yang kontras antara The Fed dan Bank of Japan (BOJ). Sikap The Fed yang dalam tren mengetatkan keran moneter, membuat investor lebih mengincar dollar AS ketimbang yen.

Mengutip Bloomberg, Selasa (18/9), pairing mata uang USD/JPY mengalami sedikit kenaikan ke level 112.02 atau 0,15%.

Analis PT Global Kapital Investama Berjangka, Alwi Assegaf mengatakan isu perang dagang mengenai kenaikan tarif import produk China oleh Presiden AS Donald Trump membuat dollar AS mengalami penguatan terhadap yen.

Selain itu, kebijakan The Fed Amerika Serikat dengan menaikan suku bunga pada September menjadi pendorong menguatnya dollar AS terhadap yen.

“Sentimen kenaikan suku bunga The Fed di minggu depan menjadi pendukung dollar menguat. Apalagi yield obligasi Amerika Serikat juga kembali bergerak naik menuju 3%,” kata Alwi Selasa (18/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×