kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Penurunan delapan sektor menahan indeks di zona merah


Kamis, 17 November 2011 / 16:05 WIB
ILUSTRASI. Setelah menguat 1,41%, IHSG diperkirakan kembali naik pada perdagangan Selasa (29/12).


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga perdagangan sore masih terlihat melempem. Pada pukul 16.00, indeks tercatat turun 0,57% menjadi 3.792,25.

Delapan sektor mencatatkan penurunan. Tiga sektor dengan penurunan tertinggi antara lain: sektor industri lain-lain sebesar 2,21%, sektor keuangan sebesar 0,87%, dan sektor manufaktur sebesar 0,77%. Sementara, sektor consumer goods dan sektor agrikultur berhasil naik dengan kenaikan masing-masing sebesar 0,07% dan 0,87%.

Sekitar 118 saham ditransaksikan melorot. Sementara, 71 saham ditransaksikan positif dan 101 saham lainnya diam tak bergerak. Volume transaksi hari ini melibatkan 3,793 miliar saham senilai Rp 5,160 triliun.

Sejumlah emiten yang mencatatkan penurunan paling dalam di antaranya: PT ATPK Resources (ATPK) turun 11% menjadi Rp 142, PT Hotel Mandarin Regency (HOME) turun 10% menjadi Rp 90, dan PT Sejahteraraya Anugerahjaya (SRAJ) turun 9% menjadi Rp 510.

Sementara, tiga saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi di antaranya: PT Supreme Cable Manufacturing (SCCO) naik 25% menjadi Rp 3.125, Centris Multi Persada Pratama (CMPP) naik 17% menjadi Rp 820, dan Asahimas Flat Glass (AMFG) naik 10% menjadi Rp 6.450.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×