kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Penjualan semen Solusi Bangun Indonesia (SMCB) tumbuh 2% sampai Oktober 2019.


Jumat, 29 November 2019 / 17:38 WIB
Penjualan semen Solusi Bangun Indonesia (SMCB) tumbuh 2% sampai Oktober 2019.
ILUSTRASI. Pabrik Semen PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), dahulu bernama semen cibinong lalu semen holcim.

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pada periode Januari hingga Oktober 2019, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) berhasil menjual sebanyak 10,1 juta ton semen atau naik tipis sekitar 2% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Solusi Bangun Indonesia, Agung Wiharto, memprediksi, volume penjualan semen sampai tutup tahun ini bakal mencapai 12 juta ton. “Target kami moderat, untuk tahun depan semoga bisa tumbuh 5% dari pencapaian tahun ini,”ujarnya pada Kontan Jumat (29/11).

Baca Juga: Resmikan gudang semen, Solusi Bangun (SMCB) perkuat distribusi di Palembang

Ia mengaku penjualan semen pada semester kedua lebih baik ketimbang semester awal. Apabila melihat laporan keuangan kuartal III 2019, Solusi Bangun Indonesia berhasil menorehkan laba bersih sebesar Rp 134,12 miliar.

Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya SMCB masih menanggung rugi sebesar Rp 630 miliar.

Dari sisi pendapatan SMCB mencatat kenaikan 2,2% menjadi Rp 7,74 triliun pada kuartal III 2019. Saat ini, perusahaan tengah fokus untuk menjalankan efisiensi.

Baca Juga: Jual bersih investor asing di pasar saham mencapai Rp 22,64 triliun sejak awal tahun

Selain menjajakan produk ke dalam negeri, Solusi Bangun Indonesia juga menjual semen ke pasar ekspor. Saat ini porsi penjualan ekspor masih di angka 8 hingga 10% dari total penjualan perusahaan.

Adapun pasar ekspor SMCB adalah Australia, Timur Leste, dan Bangladesh.




TERBARU

×