kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Penjualan Aspirasi Hidup (ACES) Naik 6,7% per Agustus 2026, Cek Rekomendasi Analis


Senin, 28 September 2026 / 15:26 WIB
Penjualan Aspirasi Hidup (ACES) Naik 6,7% per Agustus 2026, Cek Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. Salah satu gerak AZKO milik PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) (DOK/PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES))


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) melaporkan kinerja penjualan sebesar Rp 6,1 triliun per Agustus 2026, meningkat 6,7% secara tahunan (year on year/yoy). 

Capaian tersebut setara dengan 65% dari proyeksi Maybank Investment Banking Group (MIBG) maupun konsensus Bloomberg untuk kinerja 2026. 

Pencapaian tersebut juga sejalan dengan pola historis. Dalam tiga tahun terakhir, penjualan ACES hingga Agustus rata-rata telah mencapai sekitar 65% dari target setahun penuh.

Jika dirinci secara bulanan, penjualan Agustus 2026 tercatat Rp 778 miliar, turun 2% dari Juli 2026 tetapi naik 8,2% YoY. 

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Penjualan SBR015 Rp 20 Triliun, Tawarkan Kupon Hingga 6,85%

Pertumbuhan secara tahunan dinilai tergolong baik dan sedikit di atas proyeksi MIBG sekitar 8% maupun ekspektasi manajemen yang berada di level 6% hingga 8%.

Analis Maybank Sekuritas Indonesia Jennifer Henry mengatakan salah satu pendorong kinerja ACES berasal kelengkapan produk ACES di berbagai kanal penjualan. 

“Perseroan berhasil menangkap lonjakan permintaan produk yang berkaitan dengan polusi, seperti pengolah udara, perlengkapan kebersihan, peralatan rumah tangga, dan produk kenyamanan luar ruang,” kata Jennifer dalam riset yang dipublikasikan, Selasa (22/9/2026). 

Harga produk tersebut berkisar Rp399.000 hingga Rp5,3 juta, sementara nilai belanja rata-rata pelanggan sekitar Rp500.000-Rp600.000.

Kinerja Penjualan Toko

Pertumbuhan penjualan toko yang sama (sales store same growth) sepanjang delapan bulan pertama tahun 2026 tercatat 2,4%, naik moderat dari basis rendah tahun lalu yang minus 3%. Angka ini masih berada dalam panduan manajemen sebesar 2%-4%, meski di bawah proyeksi MIBG sebesar 4%.

Sinyal yang lebih positif datang dari Agustus, ketika SSSG melonjak ke 5,2% dari hanya 0,8% pada Juli. Seluruh wilayah mencatat pertumbuhan positif seperti Jakarta tumbuh 6,6%, Jawa di luar Jakarta 4,0%, luar Jawa 5,3%.

Wilayah luar Jawa menunjukkan pemulihan paling tajam setelah terkontraksi 3,8% pada Juli. Maybank mencatat perbaikan SSSG tersebut menunjukkan manfaat awal dari ekspansi jaringan ACES yang terus dilakukan di berbagai wilayah.

Kinerja Saham dan Rekomendasinya

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Amand menyampaikan saat ini kinerja fundamental ACES belum sepenuhnya tercermin dari pergerakan sahamnya. 

“Data terakhir menunjukkan valuasi ACES di Price to Earnings Ratio (PER) 8,2 kali untuk tahun 2026, sekitar  minus 1,5 standar deviasi dari rata-rata 3 tahun, padahal laba tumbuh jauh lebih cepat dari penjualan,” kata Abida kepada Kontan, Senin (28/9/2026.

Abida merekomendasikan buy ACES dengan target harga Rp450. Rekomendasi ini didorong oleh pertumbuhan laba yang solid, ekspansi gerai yang konsisten, dan valuasi yang masih di bawah rata-rata historis. Sementara, risiko utama ada pada trafik mal dan daya beli yang bisa menahan SSSG di batas bawah target.

Sementara itu, Maybank mempertahankan target harga ACES di Rp 500 per saham. Target ini didasarkan pada 11,5 kali price to earnings ratio (PER) tahun 2026, sejalan dengan rata-rata PER ACES selama tiga tahun terakhir.

Maybank juga melihat valuasi ACES masih menarik. PER ACES diproyeksikan sekitar 7 kali berdasarkan estimasi 2027, sementara dividend yield diperkirakan mencapai 9,3% pada 2026 dan 10,7% pada 2027.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.978 Per Dolar AS Hari Ini (28/9), Asia Terkoreksi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×