kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.716   73,19   1,30%
  • KOMPAS100 738   10,40   1,43%
  • LQ45 559   6,09   1,10%
  • ISSI 199   2,35   1,19%
  • IDX30 317   2,72   0,87%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 84   1,04   1,26%
  • IDXV30 106   -0,24   -0,23%
  • IDXQ30 102   0,48   0,47%

Penguatan EUR/USD hanya sementara


Senin, 29 Mei 2017 / 18:51 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pasar sedang menaruh perhatian penuh pada pidato yang akan disampaikan Mario Draghi, Gubernur European Central Bank pada Senin (29/5) malam. Efek antisipasi tersebut berhasil mengangkat sementara euro di hadapan The Greenback.

Mengutip Bloomberg, Senin (29/5) pukul 16.51 WIB pasangan EUR/USD menguat 0,04% ke level 1,1187 dibanding hari sebelumnya.

Suluh Adil Wicaksono, Analis PT Cerdas Indonesia Berjangka mengatakan penguatan terbatas pasangan EUR/USD terjadi karena memang saat ini fokus menanti pidato yang akan disampaikan Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi. Selain juga penguatan teknikal pasca timbulnya aksi bargain hunting pelaku pasar setelah pasangan ini melemah cukup dalam di akhir pekan.

“Pergerakan di awal pekan sangat minim karena pasar USD dan beberapa perdagangan major lainnya seperti China dan Inggris turut libur,” jelas Suluh. Maka wajar EUR/USD berhasil mendulang penguatan terbatas. Hanya saja bukan tidak mungkin pasangan ini segera berbalik arah lagi, mengingat data ekonomi Eropa terbaru mengecewakan pelaku pasar.

Sebut saja data suplai uang Eropa April 2017 yang melambat dari 5,3% menjadi 4,9% dan data pinjaman sektor swasta periode yang sama ikut stagnan di level 2,4%. “Nantinya jika pidato Draghi tidak memberikan harapan positif akan perekonomian Eropa ke depannya maka itu bisa memicu pasangan ini kembali melemah,” tebak Suluh.

Nantinya pergerakan EUR/USD Selasa (30/5) akan ditentukan oleh pernyataan Draghi. Apalagi jika menilik beberapa waktu terakhir, dua pidato Draghi malah melemahkan posisi euro dan bukan tidak mungkin akan kembali terulang. Daya tahan euro akan datang jika data-data ekonomi seperti inflasi Jerman, data awal PDB Prancis kuartal satu 2017 serta pengeluaran konsumen Prancis membaik seperti dugaan pasar.

“Itu pun tidak akan banyak pengaruhnya mengingat data ekonomi Eropa cenderung mixed. Sedangkan USD diduga akan kembali ditopang oleh data ekonomi yang memuaskan,” tutur Suluh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×