kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Penertiban impor berisiko tinggi positif bagi ERAA


Senin, 24 Juli 2017 / 20:03 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Upaya pemerintah menertibkan impor berisiko tinggi sejak 13 Juli yang lalu disambut gembira oleh beberapa pelaku industri. Salah satu pelaku industri yang turut menyambut baik hal ini adalah PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA).

ERAA memandang pasar gelap sebagai sebuah ancaman bagi bisnis distributor gadget ini. "Sebagai pemain di industri ini yang sudah IPO dan committed untuk berkontribusi kepada pemerintah, otomatis juga dirugikan," kata Djatmiko Wardoyo, Direktur Pemasaran dan Komunikasi Erajaya Group, Senin (24/7). 

Menurut Djatmiko, kerugian tidak hanya dirasa oleh industri, tapi juga konsumen dan juga pemerintah. Menurutnya, peredaran barang dari pasar gelap di Indonesia cukup dimudahkan dengan banyaknya akses lantaran Indonesia merupakan negara kepulauan. 

Namun, dia meyakini bahwa pemerintah bisa mengontrol distribusi barang-barang di pasar gelap tersebut. Ia juga berharap pemerintah akan lebih ketat mengawasi ekspor impor.

Sucor Sekuritas dalam riset Senin (24/7) mengungkapkan bahwa saham ERAA seharusnya diuntungkan dengan peraturan ini. Tapi, saham ERAA justru turun tipis 5 poin atau 0,78% ke level 640 per saham ketimbang hari sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×