kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Pendapatan Turun, Laba Bersih Indika Energy (INDY) Anjlok 72% Hingga Kuartal III-2023


Senin, 06 November 2023 / 11:40 WIB
Pendapatan Turun, Laba Bersih Indika Energy (INDY) Anjlok 72% Hingga Kuartal III-2023
ILUSTRASI. Kinerja keuangan Indika Energy (INDY) tertekan sepanjang sembilan bulan pertama 2023.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan PT Indika Energy Tbk (INDY) tertekan sepanjang sembilan bulan pertama 2023. Laba bersih INDY tergerus hingga 72,26% menjadi US$ 93,83 juta per akhir September 2023. Sebagai perbandingan, laba bersih INDY pada periode yang sama tahun lalu mencapai US$ 338,39 juta.

Akibatnya, laba bersih per saham INDY menurun menjadi US$ 0,0180 dari sebelumnya US$ 0,064. Penurunan laba bersih ini sejalan dengan penurunan pendapatan INDY.

Emiten pertambangan batubara ini membukukan pendapatan senilai US$ 2,29 miliar pada periode Januari-September 2023. Pendapatan Indika menurun 26,65% dari kuartal III-2022 yang kala itu mencapai US$ 3,13 miliar.

Baca Juga: Begini Dampak Kinerja Indika Energy (INDY) Selepas Divestasi Multi Tambangjaya (MUTU)

Penjualan batubara masih menjadi tulang punggung INDY dengan jumlah US$ 2,04 miliar. Penjualan INDY terdiri atas penjualan batubara ke pelanggan luar negeri senilai US$ 1,68 miliar dan penjualan batubara ke pelanggan dalam negeri senilai US$ 357,13 juta.  

INDY juga memperoleh pendapatan dari pendapatan kontrak dan jasa senilai US$ 229,28 juta, yang terdiri atas pendapatan dari BP Berau Ltd senilai US$ 152,77 juta, PT Exxon Mobil Indonesia senilai US$ 20,99 juta, PT Pertamina Hulu Rokan senilai US$ 12,08 juta, dan CSTS Joint Operation senilai US$ 9,93 juta.

Baca Juga: Aksi Akuisisi oleh Emiten Diramal Makin Ramai Jelang Tutup Tahun Nanti

INDY membukukan pendapatan dari perdagangan lainnya senilai US$ 25,74 juta. Emiten besutan Arsjad Rasjid ini juga membukukan pendapatan investasi senilai US$ 14,85 juta.

INDY berhasil menekan sejumlah beban sepanjang sembilan bulan pertama 2023, salah satunya yakni beban pokok kontrak dan penjualan yang menurun 9,23% menjadi US$ 1,85 miliar dari sebelumnya US$ 2,04 miliar. Beban keuangan juga berhasil ditekan 22% menjadi US$ 62,56 juta dari sebelumnya US$ 80,20 juta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×