kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Pendapatan Resource Alam Indonesia (KKGI) melejit 123% hingga kuartal ketiga


Minggu, 27 Oktober 2019 / 13:16 WIB
ILUSTRASI. Lokasi pertambangan PT Resource Alam Indonesia Tbk KKGI atau RAIN group


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski harga batubara menurun, PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) mampu mencetak pertumbuhan penjualan dalam sembilan bulan pertama tahun ini. Berdasarkan laporan keuangan kuartal ketiga yang dirilis Jumat (25/10), KKGI mencatat lonjakan pendapatan 123,34% menjadi US$ 80,94 juta dari sebelumnya US$ 36,24 juta.

Lonjakan ini terutama akibat kenaikan ekspor besar-besaran. Penjualan ekspor batubara KKGI mencapai US$ 73,62 juta atau 90,96% dari total pendapatan periode Januari-September 2019. Sisanya adalah penjualan batubara di pasar lokal.

Baca Juga: Produksi batubara KKGI naik 289,60% pada semester I-2019 Produksi batubara KKGI naik 289,60% pada semester I-2019

Dari sejumlah negara tujuan ekspor KKGI, hanya penjualan ke Korea dan Bangladesh yang turun. Penjualan ekspor terbesar KKGI adalah di India yang mencapai US$ 32,97 juta, disusul Korea US$ 16,79 juta, China US$ 8,45 juta dan Thailand US$ 8,19 juta.

Lonjakan pendapatan KKGI ini turut menyokong kenaikan laba hingga akhir September 2019. Emiten sektor tambang ini mencatat kenaikan laba 72,73% menjadi US$ 4,18 juta dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 2,42 juta.

Pada akhir September, KKGI memiliki total aset US$ 124,56 juta, meningkat dari US$ 117,26 juta di akhir Desember 2018 lalu. Total liabilitas KKGI pada akhir periode adalah US$ 33,10 juta dengan ekuitas US$ 91,46 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×