kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Pendapatan naik, Siloam (SILO) justru merugi Rp 338,77 miliar di tahun 2019


Sabtu, 30 Mei 2020 / 07:41 WIB
Pendapatan naik, Siloam (SILO) justru merugi Rp 338,77 miliar di tahun 2019
ILUSTRASI. Petugas memperagakan pematauan keadaan pasien saat menjalakan terapi oksigen hiperbarik di RS Siloam labuan Bajo Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur.

Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang tahun 2019, emiten rumah sakit PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan kenaikan pendapatan hingga dua digit. SILO itu meraup pendapatan hingga Rp 7,02 triliun, naik 17,79% dibanding tahun sebelumnya Rp 5,96 triliun.

Emiten yang tergabung dalam Grup Lippo itu mengantongi sebagian besar pendapatannya dari segmen rawat inap hingga Rp 4,09 triliun atau setara 58,35% dari total pendapatan. Adapun pendapatan rawat inap sepanjang tahun 2019 bertumbuh 16,19% dari tahun sebelumnya Rp 3,52 triliun.

Di sisi lain, segmen rawat jalan berkontribusi Rp 2,93 triliun atau setara 41,74% dari total pendapatan. Jumlah pendapatan dari rawat jalan itu juga meningkat 20,08% dari tahun sebelumnya Rp 2,44 triliun.

Baca Juga: Meski pendapatan tumbuh 16%, Lippo Karawaci (LPKR) merugi Rp 1,98 triliun pada 2019

Akan tetapi, kenaikan pendapatan tidak bisa mengimbangi beban-beban yang mayoritas meningkat, sehingga SILO mencatatkan kerugian tahun lalu.

Asal tahu saja, beban pokok pendapatan SILO yang naik 19,31% menekan laba brutonya menjadi Rp 2,2 triliun. Dikurangi dengan beban usaha dan beban lain-lain yang ikut naik, akhirnya SILO membukukan rugi usaha hingga Rp 100,27 miliar. Padahal pada tahun 2019 laba usahanya tercatat mencapai Rp 191,65 miliar.

Rugi usaha tersebut ikut memperberat rugi sebelum pajak menjadi Rp 149,54 miliar. Padahal tahun sebelumnya untung Rp 166,16 miliar.

Adapun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 16,18 miliar otomatis terkikis jadi rugi Rp 338,77 miliar di tahun 2019.

Baca Juga: Kinerja Siloam (SILO) akan tumbuh positif di saat pandemi covid-19, ini alasannya

Sekadar informasi, sepanjang tahun 2019 SILO memiliki total aset hingga Rp 7,74 triliun naik tipis 0,65% timbang tahun sebelumnya Rp 7,69 triliun. Sementara itu, jumlah liabilitasnya bertumbuh 26,81% year on year menjadi Rp 1,75 triliun. Di sisi lain, ekuitas SILO justru menurun menjadi Rp 5,99 triliun dari tahun sebelumnya Rp 6,32 triliun.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×