kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pendapatan naik, laba Jasa Armada Indonesia (IPCM) turun


Kamis, 08 April 2021 / 17:32 WIB
ILUSTRASI. Laba bersih Jasa Armada (IPCM) turun 11% menjadi Rp 80,23 miliar dari sebelumnya Rp 90,05 miliar.


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 tidak sepenuhnya menekan kinerja keuangan PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM). Meski tipis, pendapatan tetap naik. IPCM masih mampu mencetak laba meski nilainya menurun.

IPCM mencatat pendapatan Rp 697 miliar sepanjang tahun lalu. Perolehan ini naik 2% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 682 miliar.

Segmen penundaan kapal atawa towage masih menjadi kontributor utama pendapatan. Porsinya mencapai 88% dari pendapatan konsolidasi.

Sedang segmen pemanduan kapal alias pilotage hanya berkontribusi sekitar 4% atau setara Rp 25 miliar terhadap pendapatan konsolidasi. Kemudian, segmen jasa pengelolaan kapal menyumbang Rp 56 miliar atau setara 8% terhadap pendapatan konsilidasi. "Industri maritim termasuk yang cukup reilient dalam menghadapi pandemi Covid-19," ujar Amri Yusuf, Direktur Utama ICM, Kamis (8/4).

Baca Juga: IPCM rampungkan pembangunan empat kapal tunda

Cuma memang, sejumlah kenaikan pada pos pajak membuat beban operasional IPCM naik 237% secara tahunan menjadi Rp 38,44 miliar. Sehingga, laba usaha Jasa Armada turun 18% menjadi Rp 89,17 miliar.

IPCM juga mencatat beban keuangan Rp 4,62 miliar, melesat 29 kali lipat dari sebelumnya Rp 154,92 juta. Dus, laba bersih IPCM turun 11% menjadi Rp 80,23 miliar dari sebelumnya Rp 90,05 miliar.

Baca Juga: Kompak menguat, simak rekomendasi untuk saham IPCC dan IPCM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×