Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten konglomerat Toto Otto Sugiri, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan dan laba bersih hingga double digit sepanjang periode Januari–September 2026.
Melansir laporan keuangan per 30 September 2026, DCII meraup pendapatan sebesar Rp 2,52 triliun. Ini tumbuh 31,29% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 1,92 triliun.
Baca Juga: Harga Minyak WTI Menguat, Analis Proyeksikan Tren Bullish Berlanjut
Rinciannya, pendapatan jasa colocation sebesar Rp 2,38 triliun, yang melonjak 32,97% YoY. DCII juga meraup pendapatan jasa lain-lain sebesar Rp 144,78 miliar.
Di tengah kenaikan pendapatan tersebut, DCII menanggung beban pokok pendapatan sebesar Rp 1,23 triliun. Ini meningkat 46,56% secara tahunan dari Rp 844,09 miliar.
Dari sisi bottom line, DCII membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 919,84 miliar per September 2026, yang tumbuh 11,50% YoY dari Rp 824,98 miliar.
Per 30 September 2026, DCII tercatat memiliki total aset sebesar Rp 10,06 triliun atau tumbuh 51,38% dari posisi 31 Desember 2025, yang mencapai Rp 6,64 triliun.
Kemudian total liabilitas DCII mencapai Rp 5,13 triliun per 30 September 2026. Masih di periode yang sama, total ekuitas emiten data center ini mencapai Rp 4,92 triliun.
Baca Juga: Bank of Singapore Beli 10,51% Saham Cemindo Gemilang (CMNT)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














