kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Pemerintah raih 6,5 T dari lelang sukuk hari ini


Selasa, 07 November 2017 / 20:23 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah telah melelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari ini (7/11). Tercatat, pemerintah berhasil meraup dana sebesar Rp 6,5 triliun dari penawaran yang masuk sebesar Rp 12,65 triliun.

Berdasarkan laporan Ditjen Pembiayaan Pengelolaan dan Risiko Kemenkeu, terdapat lima seri sukuk yang ditawarkan pada lelang tadi, yaitu SPNS08052018, PBS013, PBS014, PBS011, dan PBS012.

Yield rata-rata yang berhasil dimenangkan seri SPNS08052018 adalah sebesar 4,9% dengan total nominal yang berhasil dimenangkan mencapai Rp 0,97 triliun. Seri tersebut akan jatuh tempo pada 8 Mei 2018.

Yield rata-rata yang berhasil dimenangkan seri PBS013 adalah sebesar 5,87% dengan total nominal yang berhasil dimenangkan mencapai Rp 3,91 triliun. Seri tersebut akan jatuh tempo pada 15 Mei 2019.

Yield rata-rata yang berhasil dimenangkan seri PBS014 adalah sebesar 6,42% dengan total nominal yang berhasil dimenangkan mencapai Rp 0,55 triliun. Seri tersebut akan jatuh tempo pada 15 Mei 2021.

Yield rata-rata yang berhasil dimenangkan seri PBS011 adalah sebesar 6,62% dengan total nominal yang berhasil dimenangkan mencapai Rp 0,8 triliun. Seri tersebut akan jatuh tempo pada 15 Agustus 2023.

Terakhir, yield rata-rata yang berhasil dimenangkan seri PBS012 adalah sebesar 7,37% dengan total nominal yang berhasil dimenangkan mencapai Rp 0,26 triliun. Seri tersebut akan jatuh tempo pada 15 November 2031.

Sebagai informasi, pada lelang sukuk tanggal 24 Oktober silam, pemerintah sanggup meraup dana Rp 7 triliun dari penawaran yang masuk sebesar Rp 13,87 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×