CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pemerintah memenangkan sukuk negara Rp 6,18 T


Rabu, 20 April 2016 / 07:52 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Investor kembali menyerbu lelang surat berharga syariah negara (SBSN), Selasa (19/4). Dalam lelang ini, pemerintah meraih permintaan Rp 15,3 triliun atau hampir empat kali target indikatif Rp 4 triliun.

Pemerintah memenangkan lelang dari lima seri yang ditawarkan sebesar Rp 6,18 triliun. Seri project based sukuk (PBS) 009 mendapatkan permintaan Rp 4,81 triliun. Seri ini diserap Rp 1,01 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,41% dan tingkat imbalan sebesar 7,75%.

Kemudian, seri PBS012 meraih permintaan Rp 3,34 triliun. Seri ini dimenangkan Rp 1,22 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,99% dan tingkat imbalan 8,87%. Seri PBS006 mendapatkan permintaan Rp 2,29 triliun.

Seri ini dimenangkan Rp 1,37 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,59% dan tingkat imbalan 8,25%. Lalu, seri PBS011 menerima permintaan Rp 1,75 triliun. Seri ini diserap Rp 1,58 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 7,72% dan tingkat imbalan 8,75%.

Lalu, seri SPNS06102016 bertenor enam bulan mendapatkan permintaan Rp 3,10 triliun. Seri ini dimenangkan Rp 1 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 5,54% dan tingkat imbalan diskonto.

Ekonom Universitas Indonesia Lana Soelistianingsih mengatakan banjirnya permintaan lelang ditopang oleh banyaknya likuiditas global. "Ekonomi global belum betul-betul membaik dan bank sentral negara-negara masih terus menambah uang beredar, sehingga investor mencari instrumen investasi ke negara lain, salah satunya Indonesia," ujar Lana, Selasa (19/4).

Selain itu, lelang kali ini diprediksikan diramaikan oleh industri keuangan non bank (IKNB) seperti dana pensiun dan asuransi. Investor tersebut memiliki kelebihan likuiditas.

"Juga, ingin mencari SBN (surat berharga negara) guna memenuhi kewajiban atas aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait minimal investasi," tutur dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×