kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pemerintah akan melelang lima seri sukuk negara dengan target Rp 7 triliun


Jumat, 08 November 2019 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Lelang Sukuk Negara: Suasana Dealing Room Treasury OCBC NISP, Jakarta, Selasa (1/7). Pemerintah akan kembali melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (12/11)


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan kembali melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (12/11) mendatang. Dalam lelang kali ini, pemerintah memasang target indikatif senilai Rp 7 triliun.

Berdasarkan keterangan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu, terdapat lima seri sukuk negara yang akan dilelang pada Selasa nanti. Kelima seri sukuk ini adalah SPN-S 15052020, PBS002, PBS026, PBS022, dan PBS005.

Kelima seri sukuk ini adalah seri lama yang pernah ditawarkan pada lelang sebelumnya. Seri SPN-S 15052020 yang jatuh tempo pada 15 Mei 2020 ini menerapkan tingkat imbalan dengan sistem diskonto.

Baca Juga: Utang dan Hot Money Topang Cadangan Devisa premium

Seri PBS002 menawarkan tingkat imbalan sebesar 5,45% dengan waktu jatuh tempo pada 15 Januari 2022. Seri PBS026 menawarkan tingkat imbalan sebesar 6,62% dengan waktu jatuh tempo pada 15 September 2024.

Seri PBS022 menawarkan tingkat imbalan sebesar 8,625% dengan waktu jatuh tempo pada 15 April 2034. Terakhir, seri PBS005 menawarkan tingkat imbalan sebesar 6,76% dengan waktu jatuh tempo pada 15 April 2043.

Baca Juga: Investor Mulai Membidik Obligasi Tenor Menengah Panjang

Sebagai informasi, pada lelang sukuk negara 29 Oktober 2019 lalu, pemerintah meraup dana senilai Rp 7,43 triliun dari total penawaran yang masuk sebesar Rp 35,92 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×