kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Pemerintah akan melelang lima seri sukuk negara dengan target Rp 7 triliun


Jumat, 08 November 2019 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Lelang Sukuk Negara: Suasana Dealing Room Treasury OCBC NISP, Jakarta, Selasa (1/7). Pemerintah akan kembali melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (12/11)


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan kembali melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (12/11) mendatang. Dalam lelang kali ini, pemerintah memasang target indikatif senilai Rp 7 triliun.

Berdasarkan keterangan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemkeu, terdapat lima seri sukuk negara yang akan dilelang pada Selasa nanti. Kelima seri sukuk ini adalah SPN-S 15052020, PBS002, PBS026, PBS022, dan PBS005.

Kelima seri sukuk ini adalah seri lama yang pernah ditawarkan pada lelang sebelumnya. Seri SPN-S 15052020 yang jatuh tempo pada 15 Mei 2020 ini menerapkan tingkat imbalan dengan sistem diskonto.

Baca Juga: Utang dan Hot Money Topang Cadangan Devisa premium

Seri PBS002 menawarkan tingkat imbalan sebesar 5,45% dengan waktu jatuh tempo pada 15 Januari 2022. Seri PBS026 menawarkan tingkat imbalan sebesar 6,62% dengan waktu jatuh tempo pada 15 September 2024.

Seri PBS022 menawarkan tingkat imbalan sebesar 8,625% dengan waktu jatuh tempo pada 15 April 2034. Terakhir, seri PBS005 menawarkan tingkat imbalan sebesar 6,76% dengan waktu jatuh tempo pada 15 April 2043.

Baca Juga: Investor Mulai Membidik Obligasi Tenor Menengah Panjang

Sebagai informasi, pada lelang sukuk negara 29 Oktober 2019 lalu, pemerintah meraup dana senilai Rp 7,43 triliun dari total penawaran yang masuk sebesar Rp 35,92 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×