kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Pemegang saham Bank Amar akan menjual 15% saham lewat IPO


Senin, 16 Desember 2019 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat papan nama produk teknologi finansial Tunaiku setelah peresmian kantor fungsional Amar Bank di Jakarta, (6/6). Sebanyak 1,2 miliar saham Bank Amar yang akan dilepas adalah milik pemegang saham pengendalinya.


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Amar Indonesia Tbk bakal melakukan penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) pada 9 Januari 2020 mendatang. Perusahaan ini memasang target untuk melepas 1,2 miliar saham atau setara 15,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp 100.

Berdasarkan prospektus Bank Amar yang diterbitkan Senin (16/12), sebanyak 1,2 miliar saham yang akan dilepas ke publik berasal dari pemegang saham pengendalinya yaitu Tolaram Group Inc.

Baca Juga: Jelang Nataru 2020, Mandiri siapkan uang tunai sebanyak Rp 33,5 triliun

Setelah aksi penawaran saham usai, kepemilikan saham Tolaram bakal berubah dari sebelumnya mengempit 98,692% saham menjadi 83,682%. Adapula porsi kepemilikan lainnya tak berubah. Ghansham Jivatram 0,622%, Khrisan Umar Agrawal 0,375%, Henry Mixon 0,311%.

Aksi melantai di bursa juga bakal diikuti dengan penjualan saham lagi oleh Tolaram hingga menyusutkan kepemilikan sahamnya di Amar Bank menjadi 30% saja. Ini dilakukan guna memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Siap-Siap, Banyak Emiten Baru Akan Listing di Akhir Tahun

“Sebagai pemenuhan POJK 56/2016 yang membatasi kepemilikan saham oleh pemegang saham bukan lembaga keuangan sebanyak 30%. Tolaram berencana untuk melakukan pelepasan saham kepada investor tertentu dan/atau kepada pihak ketiga lainnya yang akan ditentukan kemudian agar kepemilikan Tolaram menjadi 30%,” tulis Bank Amar.

Rencana penjualan saham ini pun baru akan dilakukan setelah Bank Amar merampungkan aksinya melantai di Bursa Efek Indonesia Januari mendatang.

Baca Juga: Mengintip rencana bisnis bank kecil di tahun depan

Sedangkan secara proforma, jika seluruh aksi tersebut berjalan mulus, kepemilikan saham publik bakal melonjak hingga 5,51 miliar saham atau setara 68,692%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×