kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.883   28,00   0,16%
  • IDX 6.385   -56,43   -0,88%
  • KOMPAS100 835   -7,46   -0,89%
  • LQ45 634   -5,96   -0,93%
  • ISSI 222   -3,01   -1,34%
  • IDX30 353   -3,37   -0,95%
  • IDXHIDIV20 440   -4,01   -0,90%
  • IDX80 95   -0,92   -0,95%
  • IDXV30 121   -0,86   -0,71%
  • IDXQ30 114   -1,28   -1,12%

Pemasukan APLN dari Pluit City akan stabil


Senin, 16 Oktober 2017 / 13:07 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek reklamasi yang dikerjakan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mendapatkan lampu hijau dari pemerintah. Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah mencabut pengenaan sanksi administratratif berupa penghentian sementara reklamasi di Pantai Utara Jakarta tersebut.

"Dibolehkannya kembali proyek reklamasi tersebut diproyeksi akan meningkatkan prospek bisnis APLN ke depan dengan semakin bertambahnya landbank APLN usai diselesaikannya proyek reklamasi di Pulau G tahun 2020 mendatang," kata Jacintha Poh, Wakil Presiden dan Analis Senior Moody's, Senin (16/10).

Saat ini, APLN memperoleh konsensi untuk membangun tiga proyek yakni Pulau F, Pulau G, dan Pulau I dengan total luas 550 hektare (ha) di wilayah utara Jakarta. Pulau G merupakan pulau buatan seluas 161 ha yang dikenal dengan proyek Pluit City . Per 30 Juni, aset Pulau G bernilai sekitar Rp 2,5 triliun.

Meski demikian, kemungkinan reklamasi baru akan berjalan pada awal 2019 mendatang. Jacintha mengatakan, pihaknya percaya APLN akan memperoleh pendapatan yang stabil dari proyek Pluit City, apalagi dengan semakin terbatasnya lahan yang ada di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×