kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pelemahan rupiah berlanjut


Rabu, 29 Februari 2012 / 07:40 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melinting rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT)


Reporter: Harry Febrian | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Otot mata uang Garuda masih lunglai. Merujuk kurs tengah Bank Indonesia (BI), nilai tukar kita pada Selasa (28/2), melemah 48 poin menjadi Rp 9.158 per dollar Amerika Serikat (AS).

Nurul E. Nurbaeti, Head of Research Treasury Division Bank BNI, menilai, pelemahan rupiah berlanjut adalah karena tingginya permintaan dollar AS di dalam negeri.
Pasar juga masih menunggu kepastian rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Nurul memprediksi, pelemahan rupiah masih berlanjut hari ini terbebani sentimen kenaikan inflasi. "Namun, BI pasti ada di pasar mengawal rupiah agar tidak jatuh terlalu dalam," kata dia, kemarin.

Wahyu T. Laksono, pengamat pasar valuta, menambahkan, rupiah masih berada dalam fase konsolidasi. Rupiah sejatinya bisa bergerak di bawah Rp 9.100 karena dollar AS sedang lesu.

Namun, faktor domestik seperti outlook BI rate, lebih dominan menekan rupiah. "Pasar juga menunggu kelanjutan rencana Long Term Refinancing Operations oleh bank sentral Eropa," jelas Wahyu.

Hal ini membuat aliran dana asing masih tertahan. Prediksi Wahyu, hari ini USD/IDR bergerak di rentang 9.100-9.180. Sedang Nurul memperkirakan pairing USD/IDR bergerak di kisaran 9.000-9.120.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×