kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Pegadaian Bersiap Lunasi Sukuk Rp 752 Miliar yang Akan Jatuh Tempo Januari 2026


Kamis, 18 September 2025 / 09:40 WIB
Pegadaian Bersiap Lunasi Sukuk Rp 752 Miliar yang Akan Jatuh Tempo Januari 2026
ILUSTRASI. Pegadaian akan melunasi sukuk Mudharabah Berkelanjutan III tahap III tahun 2024 senilai Rp 752 miliar akan jatuh tempo pada 4 Januari 2026. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyampaikan bahwa surat utang yang diterbitkan PT Pegadaian akan jatuh tempo pada Januari 2026. 

Surat utang yang dimaksud adalah Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III tahap III tahun 2024 (peringkat idAAA(sy)) senilai Rp 752 miliar akan jatuh tempo pada 4 Januari 2026. 

“Perusahaan berencana melunasi surat utang yang akan jatuh tempo tersebut menggunakan kombinasi dana internal dan eksternal, dengan saldo kas dan setara kas senilai Rp 519,8 miliar, estimasi penerimaan angsuran pembiayaan bulanan sebesar Rp 24,8 triliun, dan fasilitas kredit yang belum digunakan tercatat sebesar Rp 22,2 triliun per Juni 2025,” jelas Analis Pefindo Danan Dito & Handhayu Kusumowinahyu dalam keterangan resmi, Rabu (17/9/2025). 

Baca Juga: Bullion Bank Langkah Strategis Pegadaian untuk MengEMASkan Indonesia

Seperti diketahui, pencatatan sukuk ini dilakukan pada 27 Desember 2024 dan memiliki jangka waktu 370 hari kalender. Dana hasil sukuk tersebut digunakan Pegadaian untuk modal kerja unit usaha syariah. 

Adapun perhitungan pendapatan bagi hasil berdasarkan nisbah pemegang sukuk sebesar 10,965% dari pendapatan yang dibagihasilkan. Indikasi bagi hasil ekuivalen 6,25% per tahun.

Selanjutnya: Hasil Liga Champions & Fakta Menarik Laga Liverpool vs Atletico Madrid

Menarik Dibaca: Kini, Rumah Sakit Primaya Hospital Ada di Jakarta Barat dan Bogor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×