kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Pefindo Sematkan Peringkat idAAA untuk Pupuk Indonesia, Prospek Stabil


Rabu, 07 Januari 2026 / 11:13 WIB
Pefindo Sematkan Peringkat idAAA untuk Pupuk Indonesia, Prospek Stabil
ILUSTRASI. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk PT Pupuk Indonesia (Persero). (Dok/PT Pupuk Indonesia (Persero))


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk PT Pupuk Indonesia (Persero). 

“Pefindo menegaskan peringkat idAAA dengan prospek stabil terhadap PT Pupuk Indonesia (Persero) (PIHC),” ujar Adib Yasa & Martin Pandiangan, Analis Pefindo dalam keterangan resmi dikutip Rabu (7/1/2026). 

Peringkat perusahaan mencerminkan kemungkinan yang sangat kuat akan adanya dukungan dari pemerintah. Sejalan dengan peran strategis perusahaan dalam penyediaan dan distribusi pupuk bersubsidi di Indonesia. Profil kredit berdiri sendiri (standalone) PIHC didukung oleh posisi perusahaan yang sangat kuat di dalam industri pupuk nasional serta kegiatan usaha yang terintegrasi. 

Namun, peringkat perusahaan ini masih dibatasi oleh struktur permodalan yang moderat, risiko eksekusi terkait proyek yang sedang dan akan dijalankan, serta paparan terhadap volatilitas harga komoditas. 

Baca Juga: Prospek Perbaikan Terbuka pada 2026, Cek Rekomendasi Saham Sektor Otomotif

Peringkat dapat diturunkan apabila Pefindo memandang adanya penurunan yang material dari dukungan pemerintah. Antara lain akibat perubahan skema subsidi atau perubahan kerangka regulasi yang memiliki dampak tidak menguntungkan bagi perusahaan. 

Peringkat juga dapat diturunkan apabila terdapat perubahan harga pupuk dan amoniak di Tingkat global yang dapat melemahkan kinerja pendapatan, serta arus kas perusahaan. 

“Atau apabila PIHC secara agresif membiayai ekspansi dengan utang, sehingga menghasilkan Tingkat leverage yang secara material lebih tinggi dari proyeksi tanpa diimbangi oleh perbaikan kinerja bisnis yang sepadan,” tulis Pefindo dalam laporannnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×