kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 16.818   19,00   0,11%
  • IDX 8.989   44,49   0,50%
  • KOMPAS100 1.240   8,47   0,69%
  • LQ45 877   6,08   0,70%
  • ISSI 325   1,19   0,37%
  • IDX30 446   2,00   0,45%
  • IDXHIDIV20 525   4,00   0,77%
  • IDX80 138   0,99   0,72%
  • IDXV30 145   0,73   0,51%
  • IDXQ30 143   0,44   0,31%

Pefindo Sematkan Peringkat idAAA untuk Pupuk Indonesia, Prospek Stabil


Rabu, 07 Januari 2026 / 11:13 WIB
Pefindo Sematkan Peringkat idAAA untuk Pupuk Indonesia, Prospek Stabil
ILUSTRASI. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk PT Pupuk Indonesia (Persero). (Dok/PT Pupuk Indonesia (Persero))


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk PT Pupuk Indonesia (Persero). 

“Pefindo menegaskan peringkat idAAA dengan prospek stabil terhadap PT Pupuk Indonesia (Persero) (PIHC),” ujar Adib Yasa & Martin Pandiangan, Analis Pefindo dalam keterangan resmi dikutip Rabu (7/1/2026). 

Peringkat perusahaan mencerminkan kemungkinan yang sangat kuat akan adanya dukungan dari pemerintah. Sejalan dengan peran strategis perusahaan dalam penyediaan dan distribusi pupuk bersubsidi di Indonesia. Profil kredit berdiri sendiri (standalone) PIHC didukung oleh posisi perusahaan yang sangat kuat di dalam industri pupuk nasional serta kegiatan usaha yang terintegrasi. 

Namun, peringkat perusahaan ini masih dibatasi oleh struktur permodalan yang moderat, risiko eksekusi terkait proyek yang sedang dan akan dijalankan, serta paparan terhadap volatilitas harga komoditas. 

Baca Juga: Prospek Perbaikan Terbuka pada 2026, Cek Rekomendasi Saham Sektor Otomotif

Peringkat dapat diturunkan apabila Pefindo memandang adanya penurunan yang material dari dukungan pemerintah. Antara lain akibat perubahan skema subsidi atau perubahan kerangka regulasi yang memiliki dampak tidak menguntungkan bagi perusahaan. 

Peringkat juga dapat diturunkan apabila terdapat perubahan harga pupuk dan amoniak di Tingkat global yang dapat melemahkan kinerja pendapatan, serta arus kas perusahaan. 

“Atau apabila PIHC secara agresif membiayai ekspansi dengan utang, sehingga menghasilkan Tingkat leverage yang secara material lebih tinggi dari proyeksi tanpa diimbangi oleh perbaikan kinerja bisnis yang sepadan,” tulis Pefindo dalam laporannnya.

Selanjutnya: Drakor Spring Fever Akhirnya Tayang, Ini Perolehan Rating & Link Nonton

Menarik Dibaca: Promo Holland Bakery Diskon Spesial 20% untuk Menu Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×