kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Pasar obligasi mendukung penguatan rupiah


Selasa, 24 Januari 2017 / 17:02 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dollar AS seiring dengan banyaknya aliran dana yang masuk ke pasar obligasi.

Di pasar spot, Selasa (24/1), nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menguat 0,35% ke Rp 13.322 dibanding sehari sebelumnya. Sementara, di kurs tengah Bank Indonesia rupiah menguat 0,31% di Rp 13.330 per dollar AS.

David Sumual, Ekonom PT Bank Central Asia Tbk mengatakan, aliran dana masuk terlihat di pasar obligasi sehingga mendorong penguatan rupiah. "Obligasi berbagai tenor terutama 10 tahun menunjukkan penurunan yield jika dibandingkan dengan akhir tahun lalu," ujarnya.

Secara global, data ekonomi sebenarnya beragam tetapi masih cenderung mendukung rupiah. Di antaranya adalah harga minyak yang masih terus melaju.

Di samping itu, pergerakan dollar AS terlihat lesu setelah pidato Presiden Donald Trump. Pelaku pasar melihat sikap proteksionis yang ditunjukkan AS, seperti kebijakan untuk keluar dari kerjasama Trans-Pacific Partnership. Pemerintah AS juga tidak terlalu suka dengan penguatan dollar AS. Hal ini membuka peluang rupiah untuk terus menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×