kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

Pasar menanti stimulus, emas tergerus


Kamis, 14 Juli 2016 / 13:00 WIB


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak emas dunia kembali ditransaksikan menurun pada siang ini (14/7) di pasar Asia.

Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran segera turun sebesar 0,4% menjadi US$ 1.337,54 per troy ounce. Pada pukul 12.03 waktu Singapura, harga kontrak yang sama berada di posisi US$ 1.339,25 per troy ounce.

Pada Rabu kemarin, harga emas berhasil naik 0,7%, mengakhiri penurunan yang sudah berlangsung selama dua hari terakhir.

Tertekannya emas disebabkan aksi wait and see investor terhadap kebijakan stimulus sejumlah bank sentral dunia. Saat ini, pelaku pasar tengah menanti perkembangan detil mengenai program stimulus PM Jepang Shinzo Abedan berharap adanya pelonggaran lebih banyak yang dilakukan Bank of Japan.

Pasar juga menanti apakah Bank of England akan menggunting suku bunga acuannya pada pertemuan yang akan berlangsung hari ini.

Kebijakan moneter yang akomodatif menguntungkan emas dan pasar saham karena suku bunga rendah mendorong investor untuk memburu aset-aset yang tidak tergantung pada suku bunga.

"Harga emas bisa terus mendapatkan keuntungan dari ketidakpastian ekonomi Inggris dan Eropa pasca Brexit dan pelonggaran kebijakan yang juga berarti suku bunga rendah," helas analis Natixis, Bernard Dahdah kepada CNBC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×