kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Pasar menanti data inflasi


Senin, 27 Februari 2017 / 06:10 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Akhir pekan lalu (24/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,24% dan ditutup di level 5.385,91. Tetapi pekan ini pergerakan IHSG akan terbatas.

Pasalnya, saat ini tidak ada lagi sentimen dalam negeri yang bisa menopang pergerakan indeks saham. "IHSG akan menguat namun tak akan terlalu kuat dengan koreksi di tengah pekan," kata Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri. Hans menyebut, data inflasi bakal menjadi penentu pergerakan IHSG pekan ini.

Inflasi diperkirakan naik akibat musim hujan yang menyebabkan gagal panen dan mengganggu distribusi makanan. Hans menilai sentimen luar negeri tidak akan terlalu mempengaruhi gerak IHSG hari ini.

Bima Setiaji, Analis NH Korindo, juga menyebut pengaruh dari domestik masih akan membayangi IHSG sepekan ke depan. Prediksinya inflasi Februari berkisar 0,3%-0,4%. "Dengan kenaikan inflasi yang lebih tinggi, ditambah dengan wacana kenaikan bunga The Fed, maka BI rate juga akan naik lebih cepat," kata Bima.

Hari ini (27/2), Bima memprediksi IHSG naik di 5.352-5.410. Hans memprediksi IHSG menguat terbatas dengan support 5.370-5.340 dan resistance 5.395-5.418.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×