kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pasar antisipasi, batubara konsolidasi


Selasa, 01 September 2015 / 15:08 WIB
Pasar antisipasi, batubara konsolidasi


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pergerakan harga batubara sedang memasuki fase konsolidasi dengan kecenderungan menguat. Sejak Senin (24/8) harga sudah menanjak dalam enam hari beruntun. Analis menduga, fase konsolidasi ini bisa bertahan untuk sementara sebelum harga kembali merosot memasuki pengujung tahun.

Mengutip Bloomberg, Senin (31/8) harga batubara kontrak pengiriman Oktober 2015 di bursa ICE Futures Exchange bergerak stagnan di level US$ 58,05 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Harga tersebut sudah melambung 4,87% sepanjang sepekan terakhir.

Wahyu Tri Wibowo, Analis Central Capital Futures menjelaskan penguatan yang terjadi karena memang keadaan beberapa waktu terakhir sempat stabil. Setelah People's Bank of China (PBOC) pada Selasa (25/8) lalu memangkas suku bunganya. Ini dilihat pasar sebagai tindakan lanjut dari pemerintah China yang diharapkan bisa menyelamatkan ekonomi negeri tirai bambu tersebut

“Harga masih berpotensi naik karena tidak terpengaruh data manufaktur China yang negatif. Ini sudah diantisipasi pasar sebelumnya,” jelas Wahyu. Perlu diketahui, Selasa (1/9) data PMI Manufaktur China Agustus 2015 turun untuk pertama kali di bawah level 50 sejak Februari 2015 lalu yakni di level 49,7.

Pelaku pasar juga sedang mengambil sikap wait and see, menanti rilis data ekonomi krusial milik Amerika Serikat dalam beberapa hari ke depan. “Menunggu non-farm payroll Jumat (4/9) dan FOMC meeting Kamis (17/9),” ujar Wahyu. Sembari antisipasi yang dilakukan pasar maka harga batubara bisa terus beranjak naik mencoba menembus level US$ 60 per metrik ton.

Namun, penguatan ini lebih karena pergerakan pasar yang sedang berhati-hati. Jika berkaca pada sisi fundamental seperti permintaan, batubara masih berbalut sentimen negatif. Minimnya, permintaan menyeret peluang harga batubara melanjutkan penguatan signifikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×