kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Para analis ini prediksi IHSG melanjutkan pelemahannya, Kamis (25/2)


Kamis, 25 Februari 2021 / 07:14 WIB
ILUSTRASI. Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Jakarta,


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (24/2). IHSG tercatat melemah 0,35% atau 21,75 poin ke level 6.251,05.

Berdasar data Bursa Efek Indonesia (BEI), penurunan paling signifikan dialami IDX sector Basic Materials hingga 2,44%. Setelahnya disusul IDX sector Industrials yang tertekan 2,05%. Adapun IDX sector Healthcare juga menurun cukup dalam hingga 1,64%

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengamati, pelemahan IHSG dipicu laporan keuangan emiten sepanjang tahun 2020 yang tercatat di bawah ekspektasi, terutama di sektor pertambangan.

Untuk perdagangan Kamis (25/2), IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.218 hingga 6.185 dan level resistance di 6.289 hingga 6.327.

"Secara teknikal indikator stochastic membentuk deadcross di area overbought didukung candlestick yang melemah dengan volume tinggi mengindikasikan tren pelemahan masih akan berlanjut," ujar Dennies dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Rabu (24/2).

Baca Juga: IHSG masih ada sinyal positif, berikut rekomendasi saham hari ini (25/2)

Lebih lanjut dijelaskan, pergerakan IHSG masih dibayangi kekhawatiran terhadap belum adanya hasil yang signifikan dari program vaksinasi. Selain itu, investor cenderung wait and see menanti data GDP Amerika Serikat.

Sementara, CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengungkapkan, gelombang tekanan dalam pergerakan IHSG terlihat belum akan berakhir. Jika IHSG tidak dapat mempertahankan support level terdekatnya, maka IHSG masih akan bergerak melemah hingga beberapa waktu mendatang.

"Masih terjadinya capital inflow secara year to date, serta fluktuasi nilai rupiah dan harga komoditas turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG. Hari ini IHSG berpotensi melemah," jelasnya dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Rabu (24/2).

Adapun IHSG diprediksi akan bergerak di rentang level 6.202 hingga 6.318. Beberapa saham yang dapat dicermati seperti BBNI, PWON, TLKM, LSIP, ICBP, AALI, dan CTRA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×