kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

OJK Ungkap 29 Rencana Penawaran Umum, Nilainya Capai Rp 26,47 Triliun


Senin, 05 Oktober 2026 / 18:53 WIB
OJK Ungkap 29 Rencana Penawaran Umum, Nilainya Capai Rp 26,47 Triliun
ILUSTRASI. OJK mencatat terdapat 29 rencana penawaran umum yang masih berada dalam pipeline dengan total nilai indikatif mencapai Rp 26,47 triliun.? (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas penghimpunan dana korporasi melalui pasar modal masih menunjukkan kinerja yang kuat hingga September 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat 29 rencana penawaran umum yang masih berada dalam pipeline dengan total nilai indikatif mencapai Rp 26,47 triliun.

Jumlah tersebut akan menambah realisasi penghimpunan dana korporasi domestik melalui pasar modal yang sepanjang 2026 telah mencapai Rp 186,03 triliun secara year to date (ytd).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan penghimpunan dana oleh korporasi domestik tetap terjaga dan kuat.

"Dengan target penghimpunan dana di tahun 2026 sebesar Rp 250 triliun, kami melihat realisasi hingga akhir tahun nanti akan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti dinamika pasar, minat investor, serta pertimbangan emiten dalam menentukan momentum yang tepat untuk penerbitan dan biaya pendanaan," kata Hasan dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK September, Senin (5/10/2026).

Baca Juga: Rupiah Berpotensi Melemah pada Selasa (6/10), Sentimen Geopolitik dan BBM Membayangi

Hasan bilang OJK akan terus mencermati perkembangan tersebut. OJK juga akan terus mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pembiayaan dengan tetap mengedepankan kualitas keterbukaan informasi dan perlindungan kepada investor.

Selain melalui penawaran umum, penghimpunan dana juga berlangsung melalui securities crowd funding (SCF). OJK mencatat total dana yang dihimpun melalui skema tersebut secara agregat telah mencapai Rp 2,06 triliun.

Sementara itu, pada pasar keuangan derivatif, volume transaksi secara akumulatif selama periode Januari hingga September 2026 tercatat mencapai 395.571 lot.

Di sisi lain, aktivitas bursa karbon juga terus berkembang. Secara agregat hingga 30 September 2026, terdapat 160 pengguna jasa yang telah terdaftar.

Adapun volume transaksi bursa karbon tercatat sebanyak 1,98 juta ton CO2 ekuivalen. Akumulasi nilai transaksi mencapai Rp 93,97 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×