kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

OJK: Tensi Geopolitik Timur Tengah Berpotensi Picu Volatilitas Pasar Keuangan Global


Selasa, 03 Maret 2026 / 15:30 WIB
OJK: Tensi Geopolitik Timur Tengah Berpotensi Picu Volatilitas Pasar Keuangan Global
ILUSTRASI. OJK (KONTAN/Yuliana Hema)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai ketegangan tenis geopolitik di Timur Tengah dapat meningkatkan volatilitas di pasar keuangan. Dus, para pelaku industri diminta untuk terus memantau dan menyiapkan antitasi. 

Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bilang stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga. Di mana, perekonomian global masih menunjukkan kinerja yang relatif baik sejalan dengan tren pemulihan Indeks Keyakinan Konsumen. 

Namun, lanjutnya, peningkatan tensi geopolitik dan juga fragmentasi geo-ekonomi pada awal 2026, termasuk di Timur Tengah serta dinamika Amerika Serikat (AS) menjadi downside risk.

Baca Juga: 5 Program Loyalitas Crypto: Binance VIP, Pintu VIP, Pluang Plus, Bybit, Bitget

“Ini menjadi downside risk yang berpotensi meningkatkan volatilitas di pasar keuangan secara global,” jelas wanita yang akrab dipanggil Kiki ini dalam konferensi pers, Selasa (3/3). 

Sehubungan dengan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah ini, Kiki meminta Lembaga Jasa Keuangan (LJK) untuk terus mencermati situasi yang terjadi serta melakukan antisipasi. 

“Lembaga Jasa Keuangan kami minta untuk terus mencermati situasi yang terjadi serta melakukan antisipasi terhadap kondisi tersebut dan juga di pasar keuangan,” ucap Kiki. 

Seperti diketahui, meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah terjadi setelah konflik terbuka antara AS–Israel dan Iran. Eskalasi tersebut mendorong investor global beralih ke aset safe haven. 

Konflik yang memanas juga memicu kenaikan harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global. Jalur perdagangan dunia, Selat Hormuz juga ditutup akibat meningkatnya ketegangan tensi.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×