kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

NIKL masih merugi sebesar US$ 153 juta di akhir 2018


Senin, 04 Maret 2019 / 21:29 WIB


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) masih mencatatkan kinerja yang kurang baik di akhir 2018. Mengutip laporan keuangan periode 2018, NIKL membukukan pendapatan sebesar US$ 163,13 juta atau naik 7% year on year (yoy).

Pendapatan NIKL ditopang oleh penjualan tinplate dalam bentuk gulungan (coil) yang naik 15% yoy menjadi US$ 100,37 juta di akhir 2018. Lalu untuk segmen penjualan tinplate dalam bentuk lembaran (sheet) menyumbang sebesar US$ 62,75 juta atau turun 3,3% yoy.

Beban pokok pendapatan juga ikut naik 9% yoy menjadi US$ 154,76 juta. NIKL juga mencatatkan rugi kurs sebesar US$ 2,34 juta di 2018 dari US$ 121.510 pada akhir 2017. Alhasil kerugian NIKL membengkak menjadi US$ 1,53 juta pada 2018 dari US$ 1,35 juta di akhir 2017.

Total aset NIKL di 2018 naik 17% yoy menjadi US$ 147,77 juta. Namun, kas dan setara kas NIKL turun 23% yoy menjadi US$ 11,10 juta.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×