kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.908   38,00   0,21%
  • IDX 5.677   -143,50   -2,47%
  • KOMPAS100 734   -18,59   -2,47%
  • LQ45 559   -13,57   -2,37%
  • ISSI 197   -4,29   -2,13%
  • IDX30 318   -7,20   -2,21%
  • IDXHIDIV20 392   -8,70   -2,17%
  • IDX80 83   -2,07   -2,42%
  • IDXV30 107   -1,64   -1,51%
  • IDXQ30 102   -2,42   -2,30%

Net buy asing Rp 2,960 triliun, IHSG terbang 2,01% ke level 6.414,6 pada sesi I


Rabu, 06 Oktober 2021 / 11:42 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membersihkan patung banteng dengan latar belakang layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terbang tinggi pada perdagangan sesi pertama, Rabu (6/10). Mengutip RTI, indeks naik 2,01% atau 126,552 poin ke level  6.414,601.

Tercatat 325 saham naik, 187 saham turun, dan 140 stagnan. Dengan total volume perdagangan 20,2 miliar saham dan nilai transaksi capai Rp 12,3 triliun.

Seluruh indeks sektoral menopang kenaikan IHSG. Tiga sektor yang berkontribusi terbesar laju indeks yakni IDX-Industry naik 3,32%, IDX-Finance naik 2,55%, dan IDX-Energy naik 1,93%.

Saham-saham top gainers LQ45:
- PT Astra International Tbk (ASII) naik 7,66% ke Rp 5.975
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 6,14% ke Rp 6.050
- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 5,25% ke Rp 1.605

Baca Juga: IHSG dibuka menguat, berikut rekomendasi saham untuk trading Rabu (6/10)

Saham-saham top losers LQ45:
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 1,36% ke Rp 4.350
- PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun 1,03% ke Rp 2.890
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) turun 0,84% ke Rp 590

Arus dana asing pun mengalir deras pada sesi perdagangan pagi. Di pasar reguler, net buy asing Rp 1,755 triliun dan Rp 2,960 triliun untuk keseluruhan market.

Saham-saham dengan beli bersih asing terbesar adalah PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) Rp 1,1 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 469,6 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 409,8 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×