kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Neraca diramal defisit, rupiah keok lagi


Senin, 04 Agustus 2014 / 11:50 WIB
Neraca diramal defisit, rupiah keok lagi
ILUSTRASI. Moms, Inilah 5 Cara Ampuh Mengatasi Batuk pada Anak Secara Alami


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan mata uang rupiah melemah pada hari ini (4/8). Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.16 WIB, mata uang Garuda di pasar spot melemah 1,5% dari posisi 25 Juli lalu menjadi 11.750 per dollar AS. Sepanjang pekan lalu, pasar finansial Indonesia ditutup karena libur Idul Fitri.

Sementara itu, harga kontrak rupiah di pasar non deliverable forwards (NDF) melemah 1,6% menjadi 11.828.

Pelemahan rupiah terjadi sebelum pemerintah merilis data neraca perdagangan untuk Juni pada hari ini. Seluruh 16 analis yang disurvei Bloomberg menilai, tingkat impor Indonesia akan melampaui tingkat ekspor pada Juni lalu. Adapun estimasi rata-rata defisit neraca perdagangan mencapai US$ 384 juta setelah mencatatkan surplus pada Mei lalu sebesar US$ 70 juta.

Sedangkan tingkat inflasi mereda ke posisi 4,43% pada bulan lalu, terendah sejak Januari 2013.

"Kami memprediksi defisit neraca perdagangan akan turun dalam beberapa bulan ke depan. Bank Indonesia akan membiarkan rupiah melemah dan mempertahankan pengetatan kebijakan untuk memperbaiki neraca perdagangan," jelas Hapiz Azi, ekonom PT Trimegah Securities di Jakarta kepada Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×