kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Neraca diramal defisit, rupiah keok lagi


Senin, 04 Agustus 2014 / 11:50 WIB
ILUSTRASI. Moms, Inilah 5 Cara Ampuh Mengatasi Batuk pada Anak Secara Alami


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan mata uang rupiah melemah pada hari ini (4/8). Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.16 WIB, mata uang Garuda di pasar spot melemah 1,5% dari posisi 25 Juli lalu menjadi 11.750 per dollar AS. Sepanjang pekan lalu, pasar finansial Indonesia ditutup karena libur Idul Fitri.

Sementara itu, harga kontrak rupiah di pasar non deliverable forwards (NDF) melemah 1,6% menjadi 11.828.

Pelemahan rupiah terjadi sebelum pemerintah merilis data neraca perdagangan untuk Juni pada hari ini. Seluruh 16 analis yang disurvei Bloomberg menilai, tingkat impor Indonesia akan melampaui tingkat ekspor pada Juni lalu. Adapun estimasi rata-rata defisit neraca perdagangan mencapai US$ 384 juta setelah mencatatkan surplus pada Mei lalu sebesar US$ 70 juta.

Sedangkan tingkat inflasi mereda ke posisi 4,43% pada bulan lalu, terendah sejak Januari 2013.

"Kami memprediksi defisit neraca perdagangan akan turun dalam beberapa bulan ke depan. Bank Indonesia akan membiarkan rupiah melemah dan mempertahankan pengetatan kebijakan untuk memperbaiki neraca perdagangan," jelas Hapiz Azi, ekonom PT Trimegah Securities di Jakarta kepada Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×