kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.967   54,00   0,30%
  • IDX 5.661   17,50   0,31%
  • KOMPAS100 731   2,86   0,39%
  • LQ45 556   2,57   0,46%
  • ISSI 197   -0,05   -0,03%
  • IDX30 315   0,71   0,23%
  • IDXHIDIV20 389   -0,69   -0,18%
  • IDX80 83   0,23   0,28%
  • IDXV30 106   -0,85   -0,80%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Metrodata meraup cuan pasar gaming


Minggu, 10 Desember 2017 / 19:53 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) berhasil meraup cuan lewat penjualan laptop gaming. Hal ini lantaran Metrodata melihat adanya tren yang cukup besar pada pasar tersebut.

Randy Kartadinata, Sekretaris Perusahaan MTDL menjelaskan, tren laptop gaming ini besar permintaannya pada wilayah Jabodetabek. Pangsa pasar yang dibidik terutama datang dari anak muda.

"Gaming ini sedang tren, bahkan setahun saja penjualan bisa ratusan miliar," kata Randy Kartadinata Sekretaris Perusahaan MTDL kepada KONTAN, Kamis (7/12).

Selain lewat penjualan laptop gaming, Metrodata juga meraih cuan lewat penjualan komponen IT. Pasalnya, pemerintah mengetatkan bea cukai, sehingga produk-produk ilegal menjadi berkurang di pasar. Alhasil, pasar menyerap produk-produk yang disediakan oleh Metrodata.

"Ini seiring pemerintah mengetatkan penerapan bea cukai," lanjutnya.

Selain itu, Metrodata juga rajin mendiversifikasi produk eletronik yang dijajakan. Caranya dengan tidak hanya menggandeng satu pemegang merek, namun beberapa pemegang merek.

Dengan langkah itu, Metrodata bisa menyerap kebutuhan pasar yang sering berubah setiap tahun. "Kami tidak bergantung pada satu merek, namun kami bekerja sama dengan banyak merek. Ini untuk antisipasi peralihan minat konsumen," papar Randy.

Bukan hanya lewat komponen hardware, Metrodata juga menggenjot pendapatan dari bisnis solusi. Menurutnya, lini bisa ini juga tumbuh seiring dengan tren big data dan data analitik. "Misalnya seperti ada pertumbuhan aplikasi baru," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×