kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Metrodata meraup cuan pasar gaming


Minggu, 10 Desember 2017 / 19:53 WIB
Metrodata meraup cuan pasar gaming


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) berhasil meraup cuan lewat penjualan laptop gaming. Hal ini lantaran Metrodata melihat adanya tren yang cukup besar pada pasar tersebut.

Randy Kartadinata, Sekretaris Perusahaan MTDL menjelaskan, tren laptop gaming ini besar permintaannya pada wilayah Jabodetabek. Pangsa pasar yang dibidik terutama datang dari anak muda.

"Gaming ini sedang tren, bahkan setahun saja penjualan bisa ratusan miliar," kata Randy Kartadinata Sekretaris Perusahaan MTDL kepada KONTAN, Kamis (7/12).

Selain lewat penjualan laptop gaming, Metrodata juga meraih cuan lewat penjualan komponen IT. Pasalnya, pemerintah mengetatkan bea cukai, sehingga produk-produk ilegal menjadi berkurang di pasar. Alhasil, pasar menyerap produk-produk yang disediakan oleh Metrodata.

"Ini seiring pemerintah mengetatkan penerapan bea cukai," lanjutnya.

Selain itu, Metrodata juga rajin mendiversifikasi produk eletronik yang dijajakan. Caranya dengan tidak hanya menggandeng satu pemegang merek, namun beberapa pemegang merek.

Dengan langkah itu, Metrodata bisa menyerap kebutuhan pasar yang sering berubah setiap tahun. "Kami tidak bergantung pada satu merek, namun kami bekerja sama dengan banyak merek. Ini untuk antisipasi peralihan minat konsumen," papar Randy.

Bukan hanya lewat komponen hardware, Metrodata juga menggenjot pendapatan dari bisnis solusi. Menurutnya, lini bisa ini juga tumbuh seiring dengan tren big data dan data analitik. "Misalnya seperti ada pertumbuhan aplikasi baru," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×