kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Meski pendapatan naik, Resource Alam Indonesia (KKGI) cetak rugi bersih di kuartal I


Jumat, 26 Juni 2020 / 12:50 WIB
ILUSTRASI. Lokasi pertambangan PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan tambang batubara dan energi PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) mencatatkan penjualan neto sebesar US$ 26,59 juta di kuartal I-2020.

Jumlah tersebut naik 33,61% secara year on year (yoy) dibandingkan realisasi penjualan neto di kuartal I-2019 yang sebesar US$ 19,90 juta.

Dengan penjualan yang naik, KKGI juga mencetak kenaikan beban pokok penjualan sebesar 15,80% (yoy) dari US$ 19,68 juta di kuartal I-2019 menjadi US$ 22,79 juta di kuartal I-2020.

Alhasil, KKGI menderita peningkatan kerugian bersih sebesar 102,23% (yoy) menjadi US$ 3,62 juta di kuartal I-2020. Sedangkan di kuartal yang sama di tahun sebelumnya, kerugian bersih KKGI berada di level US$ 1,79 juta.

Baca Juga: Pendapatan dan laba bersih Resources Alam Indonesia (KKGI) meroket sepanjang 2019

Mayoritas penjualan neto KKGI di kuartal I-2020 berasal dari penjualan batubara ke pasar ekspor sebesar US$ 25,59 juta. KKGI juga membukukan penjualan batubara ke pasar lokal sebesar US$ 3,43 juta dan penjualan listrik sebesar US$ 441.910.

Untuk pasar ekspor, sebagian besar penjualan batubara KKGI di tiga bulan pertama 2020 ditujukan ke India sebesar US$ 14,59 juta, China sebanyak US$ 3,61 juta, dan Vietnam sebesar US$ 2,02 juta.

Hingga akhir akhir Maret 2020, total aset KKGI mencapai US$ 114,12 juta. Jumlah ini terdiri dari total aset lancar sebesar US$ 36,39 juta dan total aset tidak lancar sebesar US$ 77,72 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×