kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.519   19,00   0,11%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mereka ini bluechips pemberat IHSG sesi I


Kamis, 03 Juli 2014 / 12:45 WIB
ILUSTRASI. Minyakita, minyak goreng kemasan bersubsidi yang diluncurkan pemerintah tahun lalu, langka di pasaran.


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi saham LQ45 yang menderita penurunan sepanjang perdagangan sesi pertama hari ini (3/7). Bank terbesar di Tanah Air ini merosot 1,52% ke harga Rp 9.700 per saham.

Perbankan besar lainnya juga ikut masuk di antara jajaran saham yang melemah. Misalya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang turun 0,83% ke harga Rp 4.760, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang merosot 0,68% ke Rp 11.000 per saham.

Selain Bank Mandiri, saham lain yang mengalami penurunan terbesar berikutnya antara lain PT Global Mediacom Tbk (BMTR) yang turun 1,41% ke Rp 2.100, dan PT Peruahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebesar 1,36% ke Rp 5.450 per saham.

Sedangkan tiga emiten yang paling menikmati kenaikan saham sampai sesi I ini adalah PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), yang naik 4,05% menjadi Rp 462 per saham, PT Sentul City Tbk (BKSL) sebesar 3,03% menjadi Rp 102 per saham, serta PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang naik 2,38% menjadi Rp 5.375 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×