kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Mereka ini bluechips pemberat IHSG sesi I


Kamis, 03 Juli 2014 / 12:45 WIB
ILUSTRASI. Minyakita, minyak goreng kemasan bersubsidi yang diluncurkan pemerintah tahun lalu, langka di pasaran.


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi saham LQ45 yang menderita penurunan sepanjang perdagangan sesi pertama hari ini (3/7). Bank terbesar di Tanah Air ini merosot 1,52% ke harga Rp 9.700 per saham.

Perbankan besar lainnya juga ikut masuk di antara jajaran saham yang melemah. Misalya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang turun 0,83% ke harga Rp 4.760, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang merosot 0,68% ke Rp 11.000 per saham.

Selain Bank Mandiri, saham lain yang mengalami penurunan terbesar berikutnya antara lain PT Global Mediacom Tbk (BMTR) yang turun 1,41% ke Rp 2.100, dan PT Peruahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebesar 1,36% ke Rp 5.450 per saham.

Sedangkan tiga emiten yang paling menikmati kenaikan saham sampai sesi I ini adalah PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), yang naik 4,05% menjadi Rp 462 per saham, PT Sentul City Tbk (BKSL) sebesar 3,03% menjadi Rp 102 per saham, serta PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang naik 2,38% menjadi Rp 5.375 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×