kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   90.000   3,23%
  • USD/IDR 16.873   -36,00   -0,21%
  • IDX 9.002   9,84   0,11%
  • KOMPAS100 1.242   2,47   0,20%
  • LQ45 876   1,10   0,13%
  • ISSI 331   1,00   0,30%
  • IDX30 448   0,15   0,03%
  • IDXHIDIV20 529   0,94   0,18%
  • IDX80 138   0,28   0,21%
  • IDXV30 147   0,54   0,37%
  • IDXQ30 144   0,17   0,12%

Menunggu hasil rapat The Fed


Senin, 16 September 2013 / 06:14 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo


Reporter: Kornelis Pandu Wicaksono | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat di akhir pekan. Jumat (13/9), IHSG naik 0,44% ke 4.375,54. Sementara, indeks MSCI Asia Pacific justru turun 0,6 % ke 136,90.

Analis Net Sekuritas Fadli menilai, kenaikan IHSG Jumat lalu karena kenaikan BI rate menjadi 7,25%. "Kenaikan BI rate dinilai oleh pelaku pasar sebagai langkah awal untuk meredam fluktuasi kurs rupiah terhadap dollar AS belakangan ini," ujar dia.

Analis Minna Padi Investama Andre Setiawan menilai kenaikan suku bunga acuran sebagai antisipasi Bank Indonesia (BI) atas rencana bank sentral Amerika Serikat mengurangi stimulus. "Kalau BI tidak duluan menaikkan suku bunga, rupiah bisa jatuh lebih dalam," ujar dia.

Para analis menilai, hasil pertemuan The Fed, Rabu pekan ini, akan mempengaruhi pergerakan IHSG ke depan. Selama masa menunggu tersebut, menurut kedua analis tadi, IHSG akan bergerak mendatar.

Hari ini, Andre melihat IHSG akan naik terbatas dengan kisaran gerak di 4.206-4.563. Sedangkan, Fadli memproyeksi, IHSG bisa melemah dan bergerak di kisaran 4.262-4.444.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×