kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Menjejak level 11.500


Selasa, 04 Maret 2014 / 07:07 WIB
Menjejak level 11.500
ILUSTRASI. Katalog Promo Hypermart Hyper Diskon Weekend Periode 14-17 Oktober 2022.


Reporter: Yuliani Maimuntarsih | Editor: Sofyan Hidayat

JAKARTA. Awal pekan ini, nilai tukar rupiah kembali melanjutkan tren penguatan. Kemarin (3/3), di pasar spot, pasangan USD/IDR turun 0,15% dibandingkan dengan hari sebelumnya ke level 11.593. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan, rupiah terapresiasi 0,32% menjadi 11.596.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri mengatakan, penguatan rupiah ini masih didominasi oleh sentimen dari domestik. Terutama, data inflasi Indonesia bulan Februari 2014 yang kembali melandai dan di bawah ekspektasi.

Badan Pusat Statatistik (BPS) mencatat, inflasi Februari 2014 sebesar 0,26%, lebih rendah dari inflasi bulan Januari 2014 yang sebesar 1,07%. Menurut analis Millenium Penata Futures, Suluh Adil Wicaksono, data inflasi itu mampu menopang rupiah.

Padahal, data neraca perdagangan Indonesia tak terlalu menggembirakan. Neraca perdagangan kita pada Januari 2014 tercatat defisit US$ 430,6 juta. "Sebetulnya data neraca dagang ini jelek, dibandingkan tiga bulan sebelumnya yang berturut-turut surplus," kata Reny.

Hari ini, Suluh memperkirakan, rupiah akan menguat di kisaran 11.500-11.650. Sedangkan, Reny menduga, rupiah akan menguat terbatas di kisaran 11.540-11.680.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×