kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Melonjak 228% dalam empat hari, saham Bintang Mitra Semestaraya (BMSR) kena suspend


Selasa, 12 November 2019 / 06:13 WIB
Melonjak 228% dalam empat hari, saham Bintang Mitra Semestaraya (BMSR) kena suspend
ILUSTRASI. Perusahaan distributor bahan kimia PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR). BEI menghentikan perdagangan saham Bintang Mitra Semestaraya (BMSR) karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) pada perdagangan hari ini karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

"Dalam rangka cooling down, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) pada perdagangan tanggal 12 November 2019," ungkap BEI dalam pengumuman bursa, Senin (11/11).

Penghentian sementara perdagangan saham BMSR ini dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. Tujuan cooling down adalah untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham BMSR.

Baca Juga: IHSG Ambles, Saham BMSR, ARTO, MPRO Melejit Paling Tinggi, Kamis (7/11)

Harga saham BMSR kemarin ditutup menguat 34,43% ke Rp 246 per saham. Ini adalah harga tertinggi saham BMSR sejak 5 Februari 2016. Harga saham perusahaan yang memiliki kegiatan utama perdagangan bahan-bahan kimia dan bahan bakar padat, cair, dan gas ini terus melejit sejak Rabu lalu dengan volume transaksi yang juga melonjak signifikan.

Dalam empat hari perdagangan, harga saham BMSR terbang 228% dari harga Selasa pekan lalu yang hanya Rp 75 per saham. Dalam empat hari terakhir, volume perdagangan saham BMSR pun mencapai jutaan saham, jauh lebih tinggi daripada puluhan ribu hingga ratusan ribu saham pada perdagangan sebelumnya.

Keterbukaan informasi terakhir saham BMSR adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek yang tidak menunjukkan perubahan pemegang saham.

Baca Juga: Simak rekomendasi saham CPIN, BBNI, dan ISAT untuk hari ini

Menurut laporan keuangan BMSR yang dirilis 30 Oktober lalu, Bintang Mitra Semestaraya telah mengantongi izin usaha produksi operasi khusus pengangkutan dan penjualan batubara dari BKPM pada Januari 2019. Dengan izin usaha tersebut, BMSR berhak melakukan penjualan komoditas tambang batubara serta membangun dan/atau memanfaatkan fasilitas prasarana pengangkutan dan penjualan sesuai dengan ketentuan.

Pada periode Januari-September, BMSR pun telah mengantongi pendapatan dari penjualan batubara senilai Rp 20,51 miliar. 

Pada sembilan bulan pertama tahun ini, BMSR mengantongi pendapatan Rp 2,22 triliun, turun 7,88% ketimbang pendapatan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih BMSR turun 9,79% secara tahunan menjadi Rp 3,5 miliar.



Video Pilihan

TERBARU

×