kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Melantai di BEI pekan depan, saham KEJU dan PSGO berpotensi melaju


Jumat, 22 November 2019 / 17:37 WIB
Melantai di BEI pekan depan, saham KEJU dan PSGO berpotensi melaju
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (18/10/2019). Kedua perusahaan yang telah menggelar initial public offering (IPO) ini adalah PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) dan PT Palma Serasih Tbk (SPGO).

Reporter: Kenia Intan | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Senin pekan depan, bakal ada dua perusahaan yang mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia. Kedua perusahaan yang telah menggelar initial public offering (IPO) ini adalah PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) dan PT Palma Serasih Tbk (PSGO).

Produsen keju Prochiz Mulia Boga Raya menawarkan harga perdana Rp 750 per saham. Dengan total saham yang dilepas 100 juta saham, maka Mulia Boga Raya akan meraup dana Rp 75 miliar.

Baca Juga: Perusahaan CPO Palma Serasih Akan IPO, Simak Valuasi Harga dan Rencana Ekspansinya

Sementara itu, perusahaan perkebunan dan industri pengolahan minyak sawit, Palma Serasih menawarkan saham  dengan harga IPO Rp 105 per saham. Jumlah saham yang dilepas kepada publik sebanyak 2,85 miliar saham sehingga dana IPO bisa mencapai Rp 299,25 miliar.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai, kedua emiten terebut memiliki prospek positif. SPGO misalnya, adanya penguatan harga crude palm oil (CPO) bisa menjadi alasan bagi pelaku pasar mengkoleksi sahamnya. "Karena ekspektasinya kinerja akan growing," kata William, Jumat (22/11).

Baca Juga: Duh, Perusahaan Besar Batal Menggelar IPO Tahun Ini premium

Sementara itu, William melihat kekuatan brand Prochiz cukup baik sehingga untuk saham jangka panjang akan bagus. Dengan catatan perusahaan bisa mempertahankan kinerjanya.  

Terkait IHSG yang cenderung lesu belakangan ini, William melihat hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap pergerakan saham KEJU maupun PSGO ketika IPO nanti. Berkaca dari momentum IPO selama ini, harga saham akan menguat untuk jangka pendek sehingga kemungkinan terpengaruh dengan IHSG sangat kecil. "Kenaikan harga bisa sampai dua minggu pertama setelah IPO," kata William lagi.




TERBARU

Close [X]
×