kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.968   55,00   0,31%
  • IDX 5.730   87,08   1,54%
  • KOMPAS100 742   14,13   1,94%
  • LQ45 561   7,80   1,41%
  • ISSI 199   2,71   1,38%
  • IDX30 318   3,44   1,09%
  • IDXHIDIV20 390   1,15   0,30%
  • IDX80 84   1,28   1,55%
  • IDXV30 107   -0,08   -0,08%
  • IDXQ30 102   0,61   0,60%

Melalui Corpus Sekuritas, tujuh perusahaan IPO tahun depan


Rabu, 19 September 2018 / 14:02 WIB
ILUSTRASI. Peluncuran Corpus Sekuritas Indonesia


Reporter: Auriga Agustina | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Corpus Sekuritas Indonesia saat ini sudah mengantongi mandat tujuh perusahaan yang akan melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Ketujuhnya akan menawarkan saham perdana mereka tahun depan.

 Sebelumnya pihak Corpus Sekuritas mengatakan, ada satu perusahaan yang rencana awalnya IPO tahun ini. Namun, perusahaan tersebut menunda niat tersebut dengan alasan perusahaan masih menunggu proses pemilihan Presiden.

"Proses menjelang pilpres dikhawatirkan jelek, ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti adanya kegaduhan politik, sehingga investor tidak ada yang mau jika IPO dilakukan sekarang," kata Khristiono Gunarso Komisars Utama PT Corpus Sekuritas Indonesia kepada Kontan, Rabu (19/9).

Dengan demikian, seluruh perusahaan yang berniat IPO melalui Corpus sekuritas akan ditunda hingga akhir tahun depan atau pada saat pemilihan Presiden usai.

Khristiono menambahkan, mayoritas perusahaan yang akan melakukan IPO lewat perusahaannya, mayoritas berasal dari sektor properti. Namun, dia masih enggan menyebutkan nama-nama perusahaan yang akan melakukan penawaran saham perdana.

Sebagai informasi, selain sektor properti, ketujuh perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor baja plastik, kertas dan rokok. Mayoritas perusahaan yang ada di pipeline Corpus Sekuritas merupakan perusahaan daerah yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×