kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Mayoritas Bursa Asia Melemah Pada Perdagangan Rabu (16/11) Pagi


Rabu, 16 November 2022 / 08:36 WIB
ILUSTRASI. Mayoritas bursa Asia melemah pada perdagangan Rabu (16/11) pagi.REUTERS/Tyrone Siu


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas bursa Asia melemah pada perdagangan Rabu (16/11) pagi. Pukul 08.25 WIB, indeks Nikkei 225 turun 175,64 poin atau 0,62% ke 27.823,45, Hang Seng turun 173,91 poin atau 0,95% ke 18.169,21.

Taiex naik 66,56 poin atau 0,40% ke 14.604,09, Kospi turun 24,46 poin atau 0,95% ke 2.456,87, ASX 200 turun 30,74 pon atau 0,43% ke 7.110,90, Straits Times turun 4,41 poin atau 0,14% ke 3.270,94 dan FTSE Malaysia turun 6,09 poin atau 0,42% ke 1.444,87.

Mengutip Bloomberg, bursa Asia melemah karena investor menyeimbangkan data positif dari inflasi AS yang mendukung perlambatan kenaikan suku bunga The Fed, dengan serangan rudal Rusia ke Polandia.

Baca Juga: Bursa Asia Bergerak Mixed, Investor Menanti Data Ekonomi China

Inflasi harga produsen AS pada Oktober ada di level 8%, lebih rendah dari perkiraan sebesar 8,3%. Ini mendorong spekulasi bahwa The Fed akan memperlambat kenaikan suku bunga acuannya.

Sementara itu, serangan rudal Rusia yang menewaskan dua orang memicu spekulasi tentang memanasnya tensi perang.

Investor juga mencermati pernyataan sejumlah pejabat The fed yang mengatakan bahwa bank sentral dapat memperlambat tempo kenaikan suku bunga, meski tetap menekankan akan tetap berupaya meredam inflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×