kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Mata uang regional tertekan konflik Libya


Jumat, 25 Februari 2011 / 16:34 WIB
Mata uang regional tertekan konflik Libya
ILUSTRASI. Logo CEO Talks Kompas100


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Mata uang Asia keok lagi. Hari ini, pelemahan terbesar dialami dolar Taiwan dan won Korea Selatan. Asal tahu saja, the Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Index mengalami minggu terburuk sejak 7 Januari lalu.

Catatan saja, dolar Taiwan melemah 1,2% pada minggu ini menjadi NT$ 29,754, won Korea melemah 1,3% menjadi 1.126,45, peso Filipina melemah 0,8% menjadi 43,708, dan ringgit Malaysia melemah 0,5% menjadi 3,0505.

Keoknya mata uang Asia disebabkan lonjakan harga minyak dunia ke level tertinggi dalam 29 bulan terakhir di level US$ 103,41 kemarin. "Risiko geopolitik meningkatkan kecemasan risiko di kawasan regional," jelas Frances Cheung, senior strategist Credit Agricole CIB di Hongkong.


?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×