kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Mata uang regional tertekan konflik Libya


Jumat, 25 Februari 2011 / 16:34 WIB
ILUSTRASI. Logo CEO Talks Kompas100


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Mata uang Asia keok lagi. Hari ini, pelemahan terbesar dialami dolar Taiwan dan won Korea Selatan. Asal tahu saja, the Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Index mengalami minggu terburuk sejak 7 Januari lalu.

Catatan saja, dolar Taiwan melemah 1,2% pada minggu ini menjadi NT$ 29,754, won Korea melemah 1,3% menjadi 1.126,45, peso Filipina melemah 0,8% menjadi 43,708, dan ringgit Malaysia melemah 0,5% menjadi 3,0505.

Keoknya mata uang Asia disebabkan lonjakan harga minyak dunia ke level tertinggi dalam 29 bulan terakhir di level US$ 103,41 kemarin. "Risiko geopolitik meningkatkan kecemasan risiko di kawasan regional," jelas Frances Cheung, senior strategist Credit Agricole CIB di Hongkong.


?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×