kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Mata uang garuda stagnan pada perdagangan pagi


Kamis, 26 Juli 2012 / 10:38 WIB
ILUSTRASI. Monumen Cincin Olimpiade terlihat di depan kantor pusat Komite Olimpiade Jepang (JOC) dekat Stadion Nasionaldi Tokyo, Jepang, Rabu (23/6/2021),REUTERS/Issei Kato


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah terlihat sedikit menguat pada pembukaan perdagangan valas pagi, Kamis (26/7). Pada pukul 10.04 WIB, pasangan (USD/IDR) berada di posisi 9.499, menguat tipis dari penutupan hari sebelumnya di 9.508.

Dealer Forex Bank Rakyat Indonesia (BRI) Taufan Tito, menilai, pergerakan mata uang garuda pagi ini masih stagnan.

"Kemarin sempat menguat seiring meredanya tekanan dollar AS terhadap mata uang euro,"kata Taufan kepada KONTAN, Kamis (26/7). Untuk perdagangan hari ini (26/7), Taufan memprediksi rupiah masih bergerak flat terhadap dollar AS, dengan kecenderungan potensi melemah.

Pelemahan ini juga menurut Taufan dikarenakan bidding (permintaan) rupiah di luar negeri yang terlihat dari Non Delivery Forward (NDF) masih tergolong tinggi dan mahal. "Gap bidding yang lebar antara perdagangan rupiah di offshore dan domestik akan berpotensi mengggiring rupiah melemah," jelas taufan.

Pada perdagangan valas hari ini (26/7), Taufan memperkirakan pairing (USD/IDR) akan bergerak di range 9.490-9.500. "Tentu jika level 9.500 ditembus, kemungkinan bisa meresahkan pelaku pasar," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×